Detak-Palembang.com PALEMBANG – Oknum TNI gadungan Riyan Teguh Wahyudi atau bernama asli Mohammad Imam yang beralamat di Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, nyaris berhasil menggaet gadis untuk dinikahinya. Tetapi naas, aksi penipuannya berhasil dibongkar beberapa hari jelang pernikahannya, usai berhasil dibekuk tim gabungan TNI yang terdiri dari Kodim 0809/Kediri, Yonif Mekanis 521/DY dan Koramil 10/Wates, Rabu (17/01).

Pasi Intel Kodim Kediri Kapten Czi Bagus Handoko mengkonfirmasikan, penangkapan oknum TNI gadungan bernama Mohammad Imam ini dilakukan di panti pijat yang berlokasi di Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren oleh tim gabungan TNI yang terdiri dari Kodim 0809/Kediri, Yonif Mekanis 521/DY dan Koramil 10/Wates. Dari penelusuran anggota tim gabungan TNI, diketahui oknum TNI gadungan bernama Riyan Teguh Wahyudi atau Mohammad Imam berada di panti pijat yang terletak di Kelurahan Blabak Kecamatan Pesantren.

Sempat terjadi adu mulut antara oknum TNI gadungan ini dengan tim gabungan TNI, tetapi selang beberapa kemudian, Mohammad Imam akhirnya menyerah ,usai dicecar berbagai pertanyaan seputar ruang lingkupnya, usai dalam salah satu jawabannya menyebut ia saat ini bertugas di Yonif Mekanis 521/DY. Lucunya, salah satu tim gabungan TNI ini, juga ada yang dari Yonif 521/DY dan sudah puluhan tahun mengabdikan dirinya disana.

Dandim Kediri Letkol Inf Slamet Suprijanto membenarkan kejadian ini dan pihak tim gabungan TNI ini berhasil menyita beberapa barang bukti milik si oknum TNI gadungan, berupa 1 unit HP, 2 lembar KTP (salah satunya atas nama Riyan Teguh Wahyudi beralamat di Desa Manjung Kabupaten Magetan), 5 kartu ATM, 4 lembar STNK dengan nama pemilik yang berbeda-beda, kartu NPWP, 4 buku tabungan, beberapa atribut TNI dan 2 set flash disk.

Penangkapan Mohamad Imam oleh anggota gabungan TNI ini merupakan tindak lanjut dari laporan Wulandari ,28 tahun, swsata yang beralamat di Desa Gadungan Kecamatan Puncu. Wulandari sebelumnya sudah melaporkan ke Koramil 10/Wates ,dikarenakan adanya kecurigaan kepada Mohammad Imam, setiap ditanya masalah kesehariannya sebagai anggota TNI selalu berubah-ubah atau tidak konsisten.

Sebelum aksi penangkapan ini, salah satu anggota Koramil 10/Wates ,Serma Didik Susilo mendapat informasi dari inisial BS yang berprofesi disalah satu perusahaan automotif perkreditan, bahwa kendaraan Nopol AG 5338 RBA atas nama Riyan Teguh Wahyudi, tercatat dalam daftar pencarian. Selain itu Serda Siswadi juga menerima laporan dari inisial AS, bahwa Mohammad Imam berhasil menggondol 2 koper dagangan pakaian senilai sekitar Rp 6,5 juta. Kedua kasus ini masih dikembangkan lebih lanjut, apakah memang ada unsur penipuan atau tidak.