Detak-Palembang.com KEDIRI – Niat hati ingin mengikuti jejak dari Kanjeng Dimas (tersangka kasus penggandaan uang), Kasmudi yang beralamat di Desa Sidoasri Kecamatan Kenduruhan terpaksa harus berurusan dengan pihak berwajib, setelah diduga melakukan tindak penipuan penggandaan uang di Kediri, Senin (05/03).

Sebelum ditangkap dan diselidiki lebih lanjut perihal dugaan adanya penipuan penggandaan uang, BS warga Desa Jabon Kecamatan Banyakan Kabupaten Kediri melaporkan kejadian tersebut, berdasarkan pernyataan yang mengarah pada penipuan yang dilakukan Kasmudi.

Danramil Grogol Kapten Inf Suliyono menginformasikan, dalam bertindak, Kasmudi tidak sendirian melainkan dilakukan bersama salah temannya. Tetapi dugaan penipuan penggandaan uang tersebut ,masih mengarah pada Kasmudi, sedangkan temannya masih belum diketahui benar atau tidaknya ia terlibat. Dalam hal ini, pihak Koramil 05/Grogol tidak berani mengambil kesimpulan yang pasti, karena kejadian yang diduga melanggar hukum tersebut diluar wewenangnya.

Menurut keterangan yang disampaikan Babinsa Jabon Serka Amir S. BS melaporkan Kasmudi atas dasar dugaan penipuan penggandaan uang. Menurut saksi BS, sekitar tahun 2017 lalu atau tepatnya bulan desember, ia diperkenalkan temannya, bahwa ada seseorang yang sanggup menggandakan uang. Atas informasi tersebut BS mengaku kepincut ingin pergi ke rumah orang dikatakan mampu menggandakan uangnya.

Lanjutnya, atas dasar saling percaya satu sama lain, BS menyerahkan uang tunai sebesar Rp 4,5 juta kepada Kasmudi, sebagai persyaratan awal dari ritual penggandaan uang. Selain itu, BS juga menyiapkan beberapa perlengkapan umbo rampe. Selanjutnya Kasmudi melakukan ritual yang dianggapnya sakral. Pasca ritual tersebut, Kasmudi berulang kali meminta uang kepada BS hingga menembus nominal puluhan juta rupiah.

Setelah lama menunggu, BS hilang kesabaran, akhirnya pintu dibuka dengan paksa dan kenyataan di dalam ruangan tidak diketemukan uang yang menurut Kasmudi bakal berlipat ganda. Atas dasar pengakuan BS, dirinya merasa ada dugaan penipuan dari Kasmudi dan akhirnya ia melaporkan kejadian tersebut kepada pihak yang berwenang, dalam hal ini ialah Polsek Banyakan.