Detak-Palembang.com NEW YORK – Terjadi ledakan bom bunuh diri di dekat Times Square, New York, Senin (11/12) pagi. Empat orang dilaporkan menjadi korban luka akibat ledakan di gang yang menghubungkan Port Authority stasiun kereta bawah tanah dan Times Square ini. 

Pasca insiden itu, Wali Kota New York Bill de Blasio memastikan kotanya aman. Tak ada ancaman lain di area tersebut usai ledakan terjadi.

“Tidak ada ancaman spesifik terhadap Kota New York kali ini. Kita akan memberi informasi dan melakukan investigasi yang terbuka atas hal ini,” kata de Blaiso seperti dilansir CNN, Senin, (11/12).

Menurutnya, ledakan saat jam sibuk itu adalah perbuatan individual dan tidak sukses mengenai target. Kepolisian mengidentifikasi seorang laki-laki bernama Akayed Ullah (27) sebagai pelaku. Hingga kini motifnya belum diketahui, Akayed sendiri tengah menjalani perawatan luka bakar di Rumah Sakit Bellevue.

Kepolisian New York merilis keterangan investigasi bahwa Akayed menempelkan bom daya ledak rendah ke tubuhnya. Tersangka meledakkan bom melalui detonator dan melukai tiga orang di dekatnya.

Menurut laporan departemen kepolisian, satu orang dinyatakan sebagai tersangka insiden itu. Tersangka diduga meledakkan peledak yang menempel di bajunya.

Kini tersangka telah dibawa ke Rumah Sakit Bellevue dalam kondisi kritis setelah polisi melucuti sebagian peledak dari tubuhnya. Setelah ledakan yang diperkirakan terjadi pukul 07.30 waktu setempat, terjadi kepanikan di jalur kereta.