Detak-Palembang.com PALEMBANG – Dukungan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Hanura kepada bakal pasangan calon Herman Deru dan Mawardi Yahya bertentangan dengan keinginan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Sumatera Selatan (Sumsel) yang lebih memilih mendukung Dodi Reza Alex dan Giri Ramanda Kiemas.

Dengan adanya komplik dukungan Ketua DPD Partai Hanura Sumsel, Mularis Jahri membuat statmen akan mengkaji ulang dukungan kepada pasangan Herman Deru dan Mawardi Yahya. Ia menganggap dukungan itu sudah menyalahi AD/ART Partai Hanura.

Dengan ditariknya dukungan kepada pasangan Herman Deru dan Mawardi Yahya menjadi pertanyaan masyarakat, apakah pencalonan Herman Deru menjadi batal?.

Ketua KPU Sumsel, Aspahani menjawab pertanyaan masyarakat dengan menjelaskan bahwa semua sudah diatur dalam Peraturan Komis Pemilihan Umum (PKPU).

“Sesuai dengan PKPU No 3 tahun 2017 pasal 6 ayat 4 dan 5 yang me jelaskan kalau partai politik tidak bisa mencabut kembali dukungan yang sudah diberikan,” ungkap Aspahani di KPU Sumsel, Jalan Pangeran Ratu, Kamis (18/01).

Lanjutnya, bila dicabut maka pencalonan tetap sah. Kalaupun tetap mencabut, itu tidak mengubah dukungan yang sudah diberikan.

“Pencalonan tetap sah walaupun dukungan dicabut. Jangankan hanya dicabut setelah calon didaftarkan kemudian partai yang mencalonkan bubar maka pencalonan tetap sah,” tutupnya.