Detak-Palembang.com BANYUASIN – Kepala Dinas Pendidikan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Kadisdikporapar) Kabupaten Banyuasin, Drs. H.M. Yusuf, M.Si mengatakan bahwa, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) perlu diisi dengan kegiatan positif yang mampu membawa perubahan karakter pada anak, bukan kegiatan yang memberatkan siswa baru apalagi yang aneh-aneh.

“Salah satu hal sederhana yang bisa dilakukan adalah mampu menghilangkan bahasa kasar yang biasa digunakan anak-anak, mampu menjaga tata krama terhadap orang tua, terakhir menanamkan sejak dini tentang mindset enterpreneur,” Kadisdikporapar Banyuasin.

“Dari itu, sekolah harus memperhatikan aturan yang berlaku terkait masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) dan buatlah kegiatan positif yang kiranya dapat mempercepat siswa baru mengenal lingkungan sekolah dan sekolah juga bertanggung jawab atas kegiatan MPLS pada siswa baru jangan sampai siswa terbebani ,” jelasnya.

Buatlah sekolah sebagai tempat yang asyik bagi siswa sehingga mereka betah berada di lingkungan sekolah dan bisa lebih konsentrasi belajar. MPLS juga harus diawasi oleh guru, sehingga pelaksanaannya terarah dan tidak melanggar aturan, karena melibatkan kakak kelas atau kakak senior di sekolah bersangkutan.

MPLS ini juga membantu siswa baru untuk beradaptasi dengan lingkungan sekolah dan sekitarnya antara lain terhadap aspek keamanan, fasilitas umum dan sarana prasarana sekolah. Menumbuhkan motivasi, semangat dan cara belajar yang efektif sebagai siswa baru.

“Mengembangkan interaksi positif anatara siswa dan warga sekolah lainnya, termasuk membangun karakter siswa melalui berbagai materi MPLS dan bukan melakukan hal yang tidak ada manfaatnya seperti memberikan tugas kepada siswa baru yang diharuskan membawa produk yang tak bermanfaat serta berbagai aktivitas yang tidak bermanfaat,” ujarnya.