Detak-Palembang.com PALEMBANG – Sriwijaya FC (SFC) harus mengakui keperkasaan Mitra Kukar di kandang setelah keok 3-0 lanjutan Liga 1 Indonesia di Aji Imbut Tenggarong Rabu,(18/7). Atas hasil itu SFC turun ke posisi tujuh dari posisi tiga dengan poin 23. Sedangkan Mitra Kukar berada di posisi 13 poin 20.

Tiga gol kemenangan Naga Mekes julukan Mitra Kukar dicetak pada menit
36 oleh Fernando Rodrigues, menit 47 Saepuloh Maulana dan menit 81 Septian David Maulana.

“Secara keseluruhan anak-anak bermain sangat bagus. Hanya saja kita terkendala soal fisik,”ucap Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Francis Wawengkan.

Melihat kekalahan itu selaku pelatih Enal nama sapaan Francis Wawengkan akan melakukan evaluasi khususnya soal fisik pemain. Dia berharap di laga nanti tidak ada kesalahan lagi.

“Pastinya kekalahan ini bukan jadi masalah besar sebab kedepan akan kita perbaiki. Tapi secara keseluruhan anak anak bermain sangat bagus,”tegasnya.

Sementara itu Pelatih Mitra Kukar Asep Suryadi menjelaskan, anak asuhnya sebenarnya sangat kesulitan menghadapi SFC. Bahkan diakuinya pemain sempat kualahan dibabak pertama.

“Di babak pertama memang kikkuk, tapi di babak kedua kita sudah mulai berani main. Di 15 menit oertama saya was-was sekali. Saya apresiasi kepada semua pemain yang mampu memberikan hasil yang maksimal,”ucapnya.

Kendati kalah telak Laskar Wong Kito tampil tidak terlalu buruk. Di babak pertama berdasarkan persentase penguasaan bola SFC unggul sekitar 53 %. Sedangkan Mitra Kukar 47 %. Lalu tendangan ke gawang SFC sebanyak 6 kali dan Mitra Kukar 3 kali. Sedangkan tendangan sudut 3 kali dan tim tuan rumah 2 kali.

Begitu juga dibabak kedua penguasan bola SFC masih dominan 52 persentase dan Mitra Kukar 48 persen. Mungkin selain faktor fisik banyaknya pemain muda yang turun dinilai masih minim jam terbang.

Lantaran saat putaran pertama pemain-pemain itu sangat jarang diturunkan sehingga belum menemukan ritme sebuah pertandingan. Sedangkan secara teknis penampilan Zalnando,Samuel, Ichsan Kurniawan, Risky Dwi Ramadhan tidak terlalu buruk.

(ZYD)