Detak-Palembang.com PALEMBANG – Gara-gara melawan saat ditangkap oleh petugas kepolisian Satreskrim Polresta palembang. Deni Pratama Putra (30) tersangka begal sepeda motor, terpaksa dipelor petugas kepolisian. 

Ia ditangkap saat membeli pampers anaknya di kawasan Tangga Buntung, Kecamatan IB II Palembang.

Kepada petugas, Deni membantah terlibat aksi begal. Ia menyebutkan, ketika itu dirinya hanya membantu temannya yang sedang berkelahi dengan korban Ami Yudistira di kawasan Perumahan Wirajaya, Kecamatan IB I Palembang.

“Awal mulanya, kami sedang berkumpul-kumpul. AX (DPO) bersama TK (DPO) keluar untuk beli gorengan. Dalam perjalanan, mereka berdua ditabrak oleh korban, dan korban diajak ke tempat kami duduk-duduk itu,” jelasnya.

Ia menyebutkan, ketika korban tiba ke lokasi, ia langsung memukulnya. “Dia mau membalas, saya keluarkan sajam dan korban melarikan diri meninggalkan sepeda motornya,” jelas Deni sambil meringis kesakitan.

Melihat korban kabur, lanjutnya, teman tersangka Dheo yang sudah ditangkap duluan langsung membawa kabur motor korban. “Motornya tidak dijual, sudah dikembalikan kepada pemilik. Karena orangtuanya korban kenal dengan Dheo,” katanya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit Tekab 134 Polresta Palembang Ipda Daniel Dirgala membenarkan sudah mengamankan pelaku.

“Kita amankan di ketika beli pampers anaknya di kawasan tangga buntung. Karena melawan dan kabut kita terpaksa memberikan tindakan tegas. Modus yang digunakannya dengan berpura-pura menabrak motor kepada korban. Lalu dibawa ke suatu tempat yang sudah menunggu teman yang lain,” ujarnya.

Saat ini tersangka sudah mendekam disel tahanan sementara Mapolresta Palembang, “Atas ulahnya tersangka akan kita jerat dengan Pasal 365 dengan hukuman diatas lima tahun pidana,”  tegasnya.