Detak-Palembang.com PALEMBANG – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Palembang, telah mengeluarkan rekomendasi,  Memerintahkan kepada KPU Kota Palembang untuk melaksanakan ulang proses penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda (BA 2- KWK Perseorangan) terhadap calon Walikota dan Wakil Walikota atas nama Chairilsyah dan Mualimin.

Berdasarkan hasil pemeriksaan dokumen, saksi, kajian dan Rapat Pleno Ketua dan anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kota Palembang, terkait pelanggaran yang dilaporkan saudara Mualimin dengan nomor laporan 001/LP/PILKADA/XII/2017.

Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Palembang, M. Taufik menerangkan, Panwaslu telah mengeluarkan rekomendasi yakni,  Memerintahkan kepada KPU Kota Palembang untuk melaksanakan ulang proses penelitian administrasi dan analisis dukungan ganda (BA 2- KWK Perseorangan) terhadap calon Walikota dan Wakil Walikota atas nama Chairilsyah dan Mualimin.

“KPU harus melaksanakan paling lambat tiga hari, Dan ini hukumnya wajib ditindak lanjuti,”ucap Taufik melalui sambungan seluler, Selasa malam (26/12)

Dilanjutkannya, Menurut ketentuan pasal  26 ayat (2) huruf b, Perbawaslu Nomor 14 tahun 2017, Panwaslu Kota Palembang melakukan kajian

“Ini termasuk dalam pelanggaran administrasi pemilihan,” ujar Taufik.

Sementara itu, Bakal Calon Walikota Palembang dari jalur perseorangan,Chairilsyah menerima hasil rekomendasi yang dikeluarkan Panwaslu Kota Palembang. Memurutnya rekomendasi Panwaslu sudah menjawab laporannya.

“Inti Permasalahannya sesuai dengan rekomendasi Panwaslu, Karena KPU telah melakukan pemoloran jadwal tahapan verifikasi administrasi dan tidak terbuka terhadap hasil verifikasi,” ujarnya.