Detak-Palembang.com PALEMBANG – Negara Belanda merupakan salah satu negara yang memiliki deretan universitas dengan kualitas terbaik di dunia. Hal itu dapat dilihat dari Universitas di Belanda memiliki urutan nomor empat di dunia dan 19 warganya memperoleh hadiah Nobel.

Oleh karena itu sangat tepat  kalau Universitas di Belanda banyak diminati oleh mahasiswa dari seluruh dunia. Universitas di Belanda menawarkan lebih dari 2.100 program studi internasional dan bagi alumni diberikan waktu sampai tiga tahun setelah lulus untuk mencari pekerjaan di Belanda. Saat ini ada 1500 orang Indonesia menempuh study diberbagai tingkatan di Belanda.

Melalui Direktur The Netherland Educational Support Office (Nuffic Neso Indonesia) salah satu organisasi non profit milik pemerintah Belanda, Peter Van Tuijl memberikan beasiswa Studeren ini Nederland (StuNed) bagi warga Sumsel untuk studi ke Belanda.

Indy Hardono, Koordinator beasiswa Neso mengatakan, saat ini pihaknya sudah membuka pendaftaran untuk program master dan short course.

“Perlu diingat, StuNed merupakan beasiswa berbasis prestasi berfokus pada keunggulan akademik, jenjang karir, penghargaan dan prestasi penting lainnya,” jelasnya saat memberikan penjelasan di Gedung Pasca Sarjana Universitas Sriwijaya, Senin (06/11).

Lanjutnya, Bidang yang diberikan beasiswa harus berdasarkan empat area prioritas kerjasama bilateral antara pemerintah Belanda dan Indonesia yakni Perdagangan Internasional, Keuangan, Ekonomi, Transportasi.

“Untuk yang berminat ingat tenggat pendaftaran adalah tanggal 15 Maret 2018 untuk program master. Kalau untuk short course tenggatnya sampai tanggal 7 Januari 2018,” tutupnya.