Detak-Palembang.com PALEMBANG – Tidak disangka Manajer Sriwijaya FC (SFC) Ucok Hidayat terpilih menjadi Ketua Asprov PSSI Sumsel periode 2018-2022 pada Kongres Luar Biasa (KLB) Asprov PSSI Sumsel di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Sabtu (20/1).

Pasalnya KLB disebut pemilihan tercepat hanya dalam kurung waktu tiga jam Ucok secara aklamasi sebagai calon tugal terpilih mengantikan M. Musni Wijaya yang habis masa kepengurusan.

Sebelumnya ada nama Heri Amalindo (Bupati PALI/Ketua Askab PSSI PALI) dan Hendra Gunawan (Bupati Musi Rawas) yang digadang-gadang akan bersaing di KLB, namun beberapa saat jelang pembukaan KLB, kedua nama terakhir menyatakan mundur dari pencalonan. Sehingga saat pemilihan berlangsung, peserta KLB yang berasal dari Asprov, Askab, Askot, klub profesional dan amatir anggota PSSI Sumsel, seperti tinggal mengesahkan Ucok sebagai Ketua Asprov PSSI Sumsel.

“Saya berterimakasih atas kepercayaan yang diberikan ini. Saya harap semua stakeholderbekerjasama demi tercapainya prestasi sepak bola Sumsel yang lebih baik ke depan,” ujar Ucok Hidayat usai dinyatakan terpilih sebagai Ketua Asprov PSSI Sumsel periode 2018-2022, Sabtu (20/1) siang.

Menurut Ucok, untuk memperbaiki prestasi sepak bola Sumsel maka dibutuhkan pembinaan berbasis kompetisi. Sehingga potensi talenta sepak bola Sumsel siap jika berkompetisi di level lebih tinggi.

“Tanpa kompetisi sulit melihat talenta yang bagus yang akan dipromosikan. Dan kompetisi sangat bermanfaat untuk pengembangan olahraga ini sendiri,” kata Kepala Dinas PU Bina Marga Provinsi Sumsel ini.

Menduduki posisi Manajer Sriwijaya FC dan Ketua Asprov PSSI Sumsel dalam waktu bersamaan, dikhawatirkan Ucok bakal kesulitan membagi perhatian dan pikirannya. Sebab di kedua posisi tersebut Ucok dituntut konsentrasi penuh untuk mencapai target juara. “Konsentrasinya satu, (mengurus) bola saja,” pungkas mantan Sekda Kota Palembang ini.