Detak-Palembang.com PALEMBANG – Plt Direktur Utama PT Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) Muddai Madang menuturkan akan mengevaluasi skuat Laskar Wong Kito pada kompetisi Liga 1 musim 2018.

“Kita akan evaluasi tim demi kebaikan kedepan. Pastinya dengan tinjau beragam masalah yang di hadapi sampai pekan ke 13 Liga 1,”kata Muddai Minggu,(10/6).

Muddai juga selaku Komisaris Utama PT.SOM mengaku hanya mengambil alih tugas Dirut PTSOM. Katanya dirut terdahulu memang tidak konsen mengurus tim disebabkan ditugaskan oleh Gubernur untuk fokus ke tugas lain

“Saya hanya menggantikan sementara dirut. Nanti kita akan cari pengganti tentunya yang lebih baik serta profesional agar bisa membawa perusahaan kedepan lebih baik lagi,” ujar Muddai.

Nah soal apa yang akan di evaluasi Muddai menyebutkan beragam faktor buruk yang didapatkan tim. Misalnya tersebarnya SFC menunggak gaji pemain tentunya disebut merusak citra baik klub dan nama Sumsel serta Palembang pada khususnya.

“Banyak klub lain juga mengalami kondisi buruk. Tapi pemain bisa menjaga nama baik klub. Apa lagi menyebarkan ke medsos tentunya apa yang didapatkan citra buruk kita (warga Palembang). Ini yang akan kita evaluasi misalnya akan kita tegaskan ke kontrak (MOU) perjanjian kerja dengan pemain,” tuturnya.

Dilanjutkannya soal gaji dia sendiri menjamin tidak akan ada keterlambatan. Hal itu juga akan di evaluasi kedepan untuk PTSOM.

“Untuk gaji pemain kan sudah kita selesaikan. Kedepan juga akan kita evaluasi agar tidak ada kedala bagi pemain,” ucapnya.

Kemudian Muddai juga mengaku akan mengevaluasi tindakan pemain yang menggelar aksi mogok latihan. Hal itu disebut sangat mengecewakan manajemen. Terbukti laga terakhir SFC pekan ke 13 kontra Barito Putera, tim kalah dengan skor 3-1 akibat tidak latihan secara maksimal.

“Tidak sewajarnya mogok latihan hanya soal gaji. Padahal kita juga sudah menyelesaikannya nanti. Tapi dampak kita buruk baik saat berlaga dan citra klub. Soal mogok latihan juga akan kita evaluasi,” tegasnya.

Nah disinggung apakah yang akan dilakukan manajemen. Muddai enggan membocorkan karena tentunya dia harus mengumpulkan semua elemen untuk memilih keputusan yang tepat.

“Saya baru masuk ke tim. Biarkan saya bekerja dulu apa keputusannya nanti akan saya kabarkan kepada media,” pungkasnya.