Detak-Palembang.com PALEMBANG – Mahasiswa perguruan tinggi di Kota Palembang berinisial TP (17) terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian Polresta Palembang lantaran ulahnya yang meniduri pelajar SMA berinisial LA (16) sebanyak tujuh kali.

Ia ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Palembang ketika berada di rumahnya di kawasan Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI), beberapa waktu yang lalu.

Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara melalui Kanit PPA Ipda Henny Kristianingsih membenarkan pihaknya sudah mengalami pelaku yang diduga melakukan persetubuhan dengan anak dibawah umur.

Henny menyebutkan, pengakuan dari tersangka sudah melakukan hubungan suami-istri dengan korban sebanyak tujuh kali. Lima dilakukan di rumah indekos yang berada di kawasan Jakabaring, sedangkan dua kali di kediamannya TP.

“Kita amankan saat berada di kediamannya. Saat ini anggota kita sedang melakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap terduga ini. Pengakuannya tidak ada paksaan saat melakukan hubungan intim,” ujar Henny, Minggu (3/12) siang.

Sementara itu, tersangka TP mengakui perbuatannya. Ia mengatakan perbuatannya dengan korban dilakukan tidak ada unsur pemaksaan, karena keduanya sama-sama suka.

“Kami sudah setahun pacaran, tidak saya paksa. Terakhir kami melakukannya, saat orangtuanya dan keluarga saya mendatangi rumah kosan saya. Saya tidak tahu kalau dilaporkan ke polisi, karena waktu itu saya berjanji akan bertanggungjawab,” tutupnya.