PAMEKASAN – Sriwijaya FC (SFC) harus tersungkur di pekan ketiga Liga 1 Indonesia atas Madura United dengan skor akhir 3-0, di Stadion Ratu Pamelingan, Pamekasan, Sabtu (7/4).

“Kami ucapkan selamat kepada Madura United karena telah menang telak hari ini,”kata Pelatih SFC Rahmad Darmawan usai pertandingan.

RD menuturkan sebenarnya anak asuhnya berhasil menguasai pertandingan hingga menit ke-70. Hal itu yang seharusnya bisa dimanfaatkan untuk meraih kemenangan.

“Namun sayangnya ada sedikit kesalahan membuat kita kalah. Saya memberikan apresiasi kepada pemain. Sebenarnya mereka sudah kerja keras,”pungkasnya.

Terpisah Pelatih Madura United Milomir Seslija, usai memenangkan pertandingan memuji habis-habisan anak asuhnya. Baginya permainan anak asuhnya sangat berkualitas saat menghadapi SFC.

“Gol gol kita juga sama seperti Liga Inggris. Semua pemain sangat bagus hari ini,”ucapnya

Sekilas jalannya pertandingan pada awal babak pertama, sebuah keuntungan sebenarnya didapatkan Madura United ketika Adam Alis handball di kotak penalti. Zah Rahan Krangar maju sebagai eksekutor penalti. Tapi ia gagal mencetak gol ke gawang mantan klubnya.

Sebaliknya, SFC punya kesempatan mencetak gol pertama saat Alberto Goncalves mendapatkan ruang tembak di depan kotak penati. Sepakan kerasnya berhasil digagalkan kiper Satria Tama.

Tidak mudah bagi kedua tim untuk mencetak gol pertama. Kedua tim sama-sama kesulitan menjebol pertahanan musuh. Greg sebenarnya punya peluang mencetak gol pertama pada menit ke-42.

Tendangannya dari kiri kotak penalti masih menyamping di kanan gawang Teja Paku Alam. Sampai akhir laga babak pertama Madura United vs Sriwijaya FC skor 0-0.

Babak kedua 10 menit awal Madura United dan Sriwijaya masih bermain dengan tempo yang sama seperti babak kedua. Permainan monoton di lapangan tengah.

Madura United berpeluang memecah kebuntuan pada menit ke-66. Sebuah kemelut di depan gawang Teja Paku Alam diakhiri dengan sepakan Greg, tapi lagi-lagi belum membuahkan hasil.

Lagi-lagi gawang Teja Paku Alam susah ditembus para pemain Madura United. Sebuah peluang beruntun didapatkan Madura United. Berawal dari tendangan bebas Fabiano yang mengarah ke gawang, Teja Paku Alam mampu menepis bola, memanfaatkan bola pantulan itu Zah Rahan, tapi sepakannya berhasil ditepis Teja. Bola memantul mengarah ke Greg. Greg langsung menyundul bola liar itu, tapi arahnya menyamping. Madura United belum beruntung.

Titik balik terjadi ketika Mahamadou N’Diaye diganjar kartu merah setelah mendapatkan kartu kuning kedua. Tendangan bebas akibat pelanggaran ini diambil oleh Greg yang mengarahkan bola ke tiang jauh. Fabiano Beltrame datang dari belakang dan langsung menyambut umpan Greg, bola mengarah ke sudut kiri bawah. Teja hanya mampu melihat bola masuk ke gawang. Skor 1-0 Madura United memimpin laga.

Unggul satu gol dan jumlah pemain, Madura United menggencarkan serangan. Zah Rahan menebus kesalahannya di babak pertama dengan mencetak gol kedua Madura United usai menerima umpan dari Bayu Gatra yang menggantikan Beto de Paula.

Menjelang akhir laga, Bayu Gatra menambah keunggulan untuk Madura United. Aksi Bayu di kotak penalti diakhiri dengan satu sepakan keras gagal diantisipasi Teja Paku Alam.

Sampai akhir laga Madura United vs Sriwijaya FC skor tetap 3-0. Akhir yang fatal setelah N’Diaye diusir wasit.

Susunan Pemain Madura United vs Sriajaya FC
Madura United
Satria Tama, Beto de Paula, Nuriddin Davronov, Raphael Maitimo, Andika Rama, Rifad Marasabessy, Fachrudin, Fabiano Beltrame, Engerberd Sani, Greg Nowokolo, Zah Rahan

Sriwijaya FC:
Teja Paku Alam, Hamka Hamzah, Mahamadou N’Diaye, Alfin Tuasalamony, Marckho Sandy, Adam Alis, Esteban Vizcarra, Makan Konate, Alberto Goncalves, Zulfiandi, Manuchekhr Dzhalilov

(ZYD)