Bawaslu Sumsel Kembali di demo massa terkait seleksi penerimaan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam). massa dari Lembaga Independen Pemuda Peduli Bangsa (LIPPB) mendatangi Bawaslu Sumsel terkait dugaan kecurangan dalam penerimaan Panwascam Lubuk Linggau.

Sebelumnya massa mendatangi Panwas Ogan Ilir yang terindikasi dimintai uang oleh Komisioner Panwaslu dalam proses penerimaan anggota Panwascam.

“Kami melihat adanya indikasi kecurangan dalam seleksi penerimaan Panwascam Lubuk Linggau,”ucap Fadrianto,TH koordinator aksi usai melakukan orasinya di depan Sekretariat Bawaslu Sumsel, Kamis (30/11).

Dalam pengumuman tiga besar lanjutnya, calon Panwascam Se-Kota Lubuk Linggau yang dikeluarkan di bulan Oktober dan ditanda tangani oleh Ketua Panwaslu Kota Lubuk Linggau Sauda Mirwan terdapat nama yang diduga menggunakan identitas yang diduga palsu hal tersebut didugaan melanggar Pasal 263 dan 264 dan dalam kitab undang-undang hukum pidana tentang pemalsuan surat.

“Atas nama Wawan Musrah dengan Nomor NIK 1673011312900004 beralamatkan Kecamatan Lubuk Linggau Timur II kami duga PALSU, Karena kami duga yang sebenarnya alamat saudara Wawan Musrah adalah di Kecamatan Lubuk linggau Timur I,”jelasnya

Dengan adanya dugaan ini, Fedrianto meminta agar  Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan untuk melakukan Pemeriksaan ulang berkas hasil jawaban tes tertulis dan rekaman hasil wawancara dalam rekrutmen calon Panwascam se-Kota Lubuklinggau.

“Kami duga peserta seleksi calon Panwascam Se-Kota Lubuklinggau yang lulus tiga besar diduga merupakan orang titipan sehingga mengenyampingkan hasil tes tertulis dan tes wawancara,”tegasnya

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Junaidi, SE, M. Si mengatakan,  Laporan yang disampaikan Lembaga Independen Pemuda Peduli Bangsa telah kita terima

“Secepatnya Bawaslu Sumsel akan memanggil Komisioner Panwaslu Lubuk Linggau untuk mendengarkan penjelasannya,”ujarnya singkat.