Detak-Palembang.com PALEMBANG – Lini Belang Sriwijaya FC dianggap menjadi salah satu petaka yang menyebabkan tim berjuluk laskar wong kito ini terdampar di zona degradasi dengan berada di posisi 16 dari 29 pertandingan terakhir.

Duet Alan Henrique dan juga Goran Gancev nyatanya masih belum di anggap mumpuni dalam menjaga kekompakan dan kekohonan pertahanan di lini belakang.

Namun nyatanya hal itu secara tegas di bantah oleh Pelatih Sriwijaya FC Alfredo Vera, arsitek asal Argentina ini tak ingin melimpahkan kesalahan anak asuhnya itu, apalagi diakuinya sektor lini belakang bukanlah penyebab satu satunya Sriwijaya FC mengalami keterpurukan, masih ada persoalan lain yang dianggapnya masuh perlu di benahi sebelum berakhirnya liga 1 musim 2018 ini.

“Kalau dibilang masalah kita ada di lini belakang saya rasa tidak semuanya terjadi di sana, karena saya lihat semua sektor menjadi perhatian kita, kita harus kerja keras dan kolektif dalam sama sama menjaga pertahanan SFC,” bebernya, Sabtu (10/11/18).

Sementara itu melakoni lima laga krusial, Alfredo Vera tak ingin menurunkan pemain tanpa bekal yang tepat, apalagi laga laga selanjutnya menjadi laga penentu laskar wong kito bertahan atau tidaknya di kasta sepakbola tertinggi Indonesia ini.

“Saya tidak langsung pilih pemain untuk main nantinya. Pada saat latihan saya lihat siapa yang lebih siap akan diturunkan,” pungkasnya.