Detak-Palembang.com PALEMBANG – Setelah sukses menaklukan PS TIRA, Laskar Wong Kito ditantang Macan Kemayoran pada laga pekan ke 15 Liga 1 Indonesia di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Selasa,(10/7) malam.

Nah apakah anak asuh Rahmad Darmawan bisa menunjukan mentalnya seperti laga sebelumnya. Pasca menumbangkan PS TIRA, Laskar Wong Kito berada di urutan ke tiga poin 22 klasemen sementara Liga 1 Indonesia.

Karena Persija Jakarta lah disebut lawan sepadan bagi Laskar Wong Kito.

Alasanya karena menutup sisa laga tiga poin sangat penting. Tentunya mental siapa yang benar-benar teruji di laga nanti.

“Semangat dan motivasi kita tetap sama seperti laga sebelumnya.Laga ini menjadi ujian bagi kita untuk memperlihatkan semangat dan motivasi pemain tersebut,” kata Pelatih Sriwijaya FC (SFC) Rahmad Darmawan.

Sedangkan Persija Jakarta sendiri selaku tim penantang hanya memiliki selisih satu poin berada di urut keenam. Tentunya Macan Kemayoran datang dengan motivasi sangat besar untuk mendongkrak posisi di klasemen.

RD menyadari posisi klasemen menjadi tempat penting bagi setiap klub peserta Liga 1. Meskipun ternyata berat RD berjanji tidak akan kalah di pertandingan nanti.

“Persija motivasi serta visi dan misi mendapatkan poin disini. Kita juga harus sama. Setidaknya satu hal harus mendapatkan poin,” pungkasnya.

Sementara itu Pelatih Persija Stefano Cugurra Teco menuturkan, telah mempersiapkan anak asuhnya dengan matang di Jakarta sebelum tiba ke Palembang. Dia menegaskan memang tiga poin menjadi target mutlak kunjungannya ke markas SFC.

“Persaingan klasemen sangat berat dan ketat. Kami harus mendapatkan poin di Palembang. Apabila tidak kita akan sulit bersaing di Liga 1,” tegasnya.

Ditanya kendatangan Persija di sisa akhir putaran pertama disebut menguntungkan. Lantaran SFC sibuk ribut soal tungakan gaji dan terlihat seakan-akan tim tengah berkonflik berasama manajemen.

“Apakah itu berita benar atau tidak benar. Soalnya banyak berita yang dibesar-besarkan jadi tidak benar. Soal gaji kan, itu masalah internal klub lain. Kami Persija tidak bisa ikut berkomentar,” ucapnya pelatih Brasil ini menjawab pertanyaan media dengan bijak.