Detak-Palembang.com PALEMBANG – Wujudkan Sumatera Selatan (Sumsel) menjadi Smart Provience, Gubernur Sumsel Alex Noerdin melaunching program Sumsel Smart and Care (S2C) di Griya Agung, Senin (20/11).

Program S2C untuk menyiapkan layanan untuk internal maupun eksternal dengan sistem yang responsif efektif dan modern untuk mendukung pelayanan publik dan Good Government.

Program S2C menyediakan aplikasi melalui internet yang terdiri dari Sumsel on Hand, Sumsel Care, Sumsel Gov, Sidata, E-office, Sumsel Smart WiFi.

Alex Noerdin mengatakan, program ini bukan bagus tetapi sangat bagus. Tidak hanya ada saat launching tetapi juga akan berkelanjutan.

“Program ini akan menjadikan Sumsel provinsi yang menyediakan WiFi merata diseluruh daerah. Program ini sudah dipelopori oleh kabupaten Musi Banyuasin,” jelasnya.

Lanjutnya, di Banyuasin program sudah berjalan untuk dengan bekerjasama dengan pihak ketiga menjadikan 227 desa mendapatkan jaringan internet 4G.

“Sekarang hampir setiap orang memiliki smartphone jadi untuk program ini buka hal yang mustahil untuk diterapkan diseluruh Sumsel,” ungkapnya.

Untuk menangkal hal yang negatif pada program ini seperti pornografi dan ujaran bersifat rasis, Alex mengatakan sudah diantisipasi dengan registrasi ID menggunakan NIK.

“Sekarang nomor handphone  juga harus terigister sehingga sudah dapat ditangkal hal-hal negatif, juga sudah ada kerjasama dengan Polda Sumsel,” katanya.

Projects Leader program S2C, Inanda Karina Astari Fatma mengatakan agar program smart Provience dapat terlaksana maka harus didukung oleh Smart Society (masyarakat cerdas).

“Tahun ini telah disusun Sumsel Command Center (SCC) atau pusat kendali dan tahun 2018 akan dibangun SCC,” terangnya.

Diharapkannya, sebelum Asian Games 2018 telah selesai. Program ini akan mendukung dalam pelaksanaan Asian Games 2018 mendatang.