Detak-Palembang.com BANDA ACEH – Melanjutkan program pembukaan jalan tembus Jantho-Lamno, Kodam Iskandar Muda bersama Pemda Aceh menandatangani kesepakatan bersama atau Memorandum of  Understanding (MoU) di ruang Sanggamara Launge, Kodam IM. Senin (27/3).

Dalam kesempatan tersebut Pangdam Iskandar Muda Mayjen TNI Tatang Sulaiman mengatakan, sebenarnya proyek ini sudah dilakukan sejak  tahun 2016, dan  sudah melakukan kontrak untuk menyelesaikan jalan sepanjang 14,8 KM dengan waktu 5 bulan, tetapi sampai tahun 2017 ini pekerjaan masih belum tuntas.

Menurut Pangdam, “Ada dua faktor yang menghambat pekerjaan jalan tersebut pertama faktor cuaca, yang kedua faktor perencanaan yang belum begitu matang, sehingga masalah pekerjaan dilapangan mejadi terkendala, jadi dua faktor tersebut itulah penyebab pekerjan belum tuntas,“ kata Pangdam.

Pangdam Juga menjelaskan, bahwa, pihak Kodam IM sudah mengambil langkah untuk melanjutkan penyelesaian pekerjaan di tahun 2017 ini dengan beberapa perbaikan dan penyempurnaan  diantaranya dengan melakukan survei lapangan selama dua bulan, sehingga kita tahu pekerjaan itu bobotnya kayak apa, kemudian anggaran yang diperlukan seberapa.

“Ini adalah kepercayaan yang sangat baik dari pemerintah daerah kepada Kodam, saya juga menyambut  baik terhadap respon yang telah ditunjukan untuk menyelesaikan pekerjaan ini  dengan mekanisme, rencana, pengawasan sampai evaluasi yang bagus,” ungkap Pangdam.

Kodam Iskandar Muda berkomitmen untuk terus berupaya membantu pemerintah daerah dalam bidang pembangunan maupun pembinaan teritorial.

“Saya bertekad untuk menyelesaikan pembangunan jalan ini. Insya Allah, September atau lima bulan masa kerja sudah selesai. Dengan  harapan  kesejahteraan msyarakat Aceh akan lebih baik di masa depan,” pungkas Mayjen TNI Tatang Sulaiman.

Sementara itu Gubernur Aceh dr H Zaini Abdullah mengatakan, Kodam Iskandar Muda tidak hanya aktif dalam kegiatan penguatan Hankam di Aceh, tapi juga turut dalam berbagai kegiatan pembangunan lainnnya, seperti penguatan sektor pertanian, pariwisata, serta pembangunan bidang infrastruktur.

“Salah satu bukti nyata dari peran TNI itu adalah keterlibatannya dalam pembangunan jalan dibeberapa kawasan di Aceh diantaranya , karya bhakti di Kabupaten Simeulue berhasil membuka sejumlah ruas jalan. Saat ini ruas jalan tersebut telah menghubungkan satu desa dengan desa lainnya,” lanjut Gubernur.

“Dengan adanya penandatanganan kesepakatan dengan Kodam IM, Gubernur berharap pembangunan ruas jalan dan jembatan yang menghubungkan Jantho-Lamno dapat segera dituntaskan, karena berdampak positif  bagi kesejahteraan masyarakat,” tutup Gubernur.

Hadir dalam penandatanganan antara lain, Kasdam IM, para Pa Ahli, Asisten, Kabalak, para Dandim, Dansat dan  kepala dinas pengerjaan umum provinsi Aceh beserta para stafnya.