Detak-Palembang.com BANDA ACEH –  Malahayati, wanita pertama di dunia yang menjadi seorang laksamana beserta para pasukan “janda” atau dalam bahasa lokal Aceh di kenal sebagai pasukan Inong hadir meramaikan Upacara peringatan puncak Hari Juang Kartika Kodam Iskandar Muda di lapangan Blang Padang Banda Aceh dalam sebuah tarian yang dibawakan oleh Korps Wanita Angkatan Darat jajaran Kodam IM.

Para penari yang dieprankan oleh anggota Kowad Kodam IM tersebut, dipersiapkan dengan baik dan diwadahi dalam sanggar Gajah Putih di bawah asuhan Ibu Santi Fahruddin dan koordinator Pakor Kowad Kodam IM, Mayor Ckm Kowad Dokter Hasnita.

Tarian yang mengisahkan tentang perjuangan seorang wanita pemberani ini mengambil setting sebuah kisah yang terjadi pada akhir abad ke- 15. Sebagaimana dikisahkan bahwa sepeninggalan suami tercintanya, ia berjanji akan menuntut balas dan bertekad meneruskan perjuangan meskipun seorang diri. Untuk memnuhi tujuannya Laksamana Keumalahayati memohon kepada Sultan Al-Mukammil membentuk Armada Aceh yang semua prajuritnya terdiri dari para kaum wanita janda yang telah ditinggalkan oleh suami mereka yang syahid dalam pertempuran.

Banyak warga yang berkomentar bahwa ternyata Kowad pun pintar menari dan nampak cantik jika dibalut dalam kostum warna-warni yang turut menyemarakan acara puncak HUT Angkatan Darat tersebut.

Sebagaimana diketahui bahwa di dalam organisasi Angkatan Darat, keberadaan Kowad menjadi bagian penting dan tak terpisahkan mengingat adanya amanat undang-undang tentang persamaan hak dan kesetaraan dalam berprofesi dan pengabdian. Korps Wanita Angkatan Darat Kodam IM melalui tarian Keumahalayati membuktikan bahwa mereka juga memiliki talenta untuk menyajikan persembahan yang tak kalah semaraknya dengan peneari-penari profesional.