Polma saat mendatangi Polda Sumsel

Detak-Palembang.com – Tidak terima lahannya dipasang pagar oleh orang mengaku suruhan oknum pejabat di Palembang.

Membuat Polma Sihombing (52), warga Komplej Griya Kenten Damai, Blok H Nomor 7, Kelurahan Sukamaju, Kecamatan Sako, melaporkan ke Polda Sumsel.

Namun laporannya masih dalam proses yang akan dilanjutkan Senin (4/4/22). Lantaran hari ini Sabtu (2/4/22) dia masih melalukan proses konsultasi terkait peristiwa yang dialaminya tersebut.

Ditemui saat melapor Polma mengaku, jika tanah miliknya seluas 1 hektar di kawasan Jalan Soekarno Hatta, memang sedang dalam proses berperkara di pengadilan.

“Tapi dalam beberapa pekan ini akan selesai. Sebab saya memiliki sertifikat sah dari tahun 1982, sedangkan pihak yang berperkara dengan saya suratnya tahun 2003,”katanya kepada awak media Sabtu (2/4).

Bukan Cuma itu, Polma juga membeberkan bahwa pihak lawan yang berperkara denganya telah sepakat akan mengembalikan lahan miliknya melalui proses persidangan.

“Jadi saya rasa tidak mungkin beliau yang menyeruh orang-orang tadi memagar di lahan saya itu. Pasti ada oknum mafia tanah lain yang ingin coba-coba memeras saya,” katanya.

Dirinya menegaskan, langkah hukum yang ditempuhnya ini dilakukan untuk mengungkap oknum yang melakukan pemagaran di lahannya yang sedang dalam proses perkara tersebut.

“Agar kita tidak salah menuduh, jadi kita aoan laporkan ke pihak kepolisian untuk mencari tahu apakah benar pekerja itu iramg suruhan oknum pejabat atau bukan,” pungkasnya.