Detak-Palembang.com PALEMBANG – Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Palembang, kembali temukan dugaan  pelanggaran dalam proses penetepan rekapitulasi perhitungan dukungan pasangan calon Akbar Alfaro – Hernoe Roespridjaji dari jalur perseorangan di tingkat PPK dan PPS

 

Komisioner Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Palembang, koordinator divisi  pengawasan dannhubungan antar lembaga Dadang Aprianto mengatakan dugaan pelanggaran ini pada tingkat Panitia Pemungutan Suara dan Panitia Pemungutan Kecamatan.  


“Dari proses penetapan rekapitulasi jumlah dukungan bapaslon Akbar Alfar – Hernoe Roesprijadji Kami temukan dugaan pelanggaran yang dilakukan PPK dan PPS dalam rekapitulasi perhitungan,”ucap Dadang Apriyanto, Komisioner Panwaslu Kota Palembang, Minggu (31/12) seusai acara Rapat Pleno terbuka di Aula Demokrasi KPU Kota Palembang

Dijelaskannya, ada beberapa dugaan pelanggaran dalma pengawasan Panwaslu di tingkat PPK dan PPS, Seperti PPK Sukareme, terbit BA 5 KWK dua kali di PPS Talang Betutu, PPK Alang – Alang lebar BA 6 KWK (PPK) terbit dua kali, PPK Gandus molor penetapan hasil, PPK Bukit kecil ada selisih hasil dalam BA 6 KWK, dan PPK Jakabaring, di kelurahan Tuang Kentang terkait penetapan BA 5 KWK

“Telah kami lakukan proses pemeriksaan terkait dugaan pelanggaran tersebut, saat ini dalam kajian panwaslu dan segera ditindak lanjuti,” ujar Dadang

Sementara itu, Team menghubung Paslon M. Akbar Alfaro – Hernoe Roesprijadji, Fuad Kurniawan menjelaskan, timnya juga merasa keberatan terhadap hasil pleno KPU barusan. Ada beberapa kebratan kami yang kami anggap ini pelanggaran diantaranya tidak adanya undangan saat rapat pleno penetepan hasil rekapitulasi djbeberapa Kecamatan.

Dalam hal rekapitulasi bapaslon yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum tidak menerima maupun menolak

“Pernyataan resmi akan disampaikan tanggal 5 Januari Ke KPU dan Panwaslu, banyak temuan dilapangan yang akan dijadikan bahan,”jelas Fuad

Menurut team di lapangan lanjut Fuad, banyak temuan dilapangan yang di dapat pada saat proses perhitungan dan penetapan rekapitulasi jumlah dukungan

“Ada Tujuh PPK yang tidak mengundang dalam rapat pleno penetapan BA 6 KWK, sehingga team LO Akhor tidak mempunyai data pembanding,”singkatnya.(Pen)