Detak-Palembang.com PALEMBANG – Dikhawatirkan membludaknya dukungan fans Laskar Wong Kito pihak pengelolaan Club PT. Sriwijaya Optimis Mandiri (SOM) tengah melakukan antisipasi jelang laga semifinal Piala Presiden 2018.

Antisipasi berupa melayangkan surat kepada Dirut PT.Jakabaring Sport City untuk izin penggunaan stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring atau GSJ.

“Kita sudah layangkan surat kepada pengelola GSJ untuk laga semifinal kontra Bali United,”kata Sekretaris PT. SOM Faisal.

Disebutnya dalam surat itu laga home Sriwijaya FC versus Bali United 12 atau 13 Februari 2018 (tanggal masih tentatif). Hal itu ditinjau dari desakan para fans yang mengharapkan Laskar Wong Kito tampil di homebase utama yakni GSJ.

“Kalau kita pakai GSJ kondisi lebih kondusif khususnya tribun lebih luas. Kalau di stadion Madya Bumi Sriwijaya dikhawatirkan membludak dan laga sulit untuk di kontrol panpel nantinya,”ujarnya.

Sore ini Selasa,(6/2) juga mendatangi pihak PU Pemprov Sumsel selaku penanggung jawab renovasi GSJ. Sejantinya disebut Faisal renovasi stadion GSJ sudah rampung 100 persen beberapa waktu lalu. Hanya saja proses penggunanya SFC baru diberikan sinyal bisa menggunakan saat Liga 1.

Sementara itu justru stadion Bumi Madya Sriwijaya sendiri masih dalam proses renovasi khususnya ruangan-ruangan fasilitas. Hal ini tentunya berdampak kepada kenyamana berlaga SFC di babak semi final nanti.

Disisi lain jadwal laga semifinal masih di proses oleh PT.Liga 1 Indonesia yang sekarang tengah mengumpulkan empat kontestan yang lolos babak semifinal untuk menentukan tempat dan tanggal ideal pelaksaan.