Detak-Palembang.com JAKARTA – Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, Rudiantara, beserta tim dari BP3TI kemarin melakukan kunjungan ke kantor Ruangguru. Kunjungan ini merupakan bentuk dukungan Kemenkominfo kepada Ruangguru sebagai startup lokal pendidikan terbesar di Indonesia yang berpotensi untuk menjadi startup unicorn di masa depan, Selasa (7/11)

Rudiantara menjabarkan kondisi di Indonesia saat ini dimana kurang lebih ada 262.000 sekolah yang harus dihubungkan dengan internet kecepatan tinggi. “Masih ada 70.000 – 80.000 sekolah yang belum terhubung. Pemerintah, khususnya Kominfo saat ini fokus meningkatkan konektivitas bagi dunia pendidikan, yaitu menggelar pembangunan Palapa Ring dimana pada tahun 2019 tidak ada lagi kabupaten, kota madya seluruh Indonesia yang tidak mempunyai akses internet kecepatan tinggi,” ujarnya.

Di pertemuan tersebut, Rudiantara juga memaparkan isu strategis yang harus menjadi perhatian Kemenkominfo dalam memajukan ekonomi (digital) Indonesia yaitu Human Capital, Funding, Perpajakan, Logistik, Consumer Protection, Cyber Security dan ICT infratructure.

Co-Founder dan CEO Ruangguru, Belva Devara menyampaikan “Kami sangat merasa tersanjung dengan kunjungan Bapak Rudiantara, kami percaya bahwa untuk menggapai misi Ruangguru dalam meratakan standar pendidikan tidak bisa dikerjakan sendiri. Bentuk dukungan pemerintah adalah memastikan agar akses teknologi di Indonesia cukup mudah sehingga anak-anak dimanapun tetap bisa belajar dan memperoleh konten pendidikan yang berkualitas.”

Dukung Ruangguru Menjadi Startup Unicorn

Di dalam kunjungannya, Rudiantara juga menyatakan dukungannya terhadap Ruangguru agar menjadi startup unicorn yaitu perusahaan dengan valuasi menembus satu miliar dolar AS. “Saya yakin sebelum tahun 2019, Ruangguru bisa menjadi startup unicorn di Indonesia”. Menurut beliau, Ruangguru adalah startup pendidikan yang harus didorong terus.

“Ruangguru sebagai platform merupakan alternatif bagaimana kita meningkatkan pendidikan di Indonesia, tidak hanya yang bersifat konvensional tetapi juga dengan cara yang baru. Dari presentasi yang kita dengar, dalam dua tahun terakhir sudah ada jutaan masyarakat yang mengikuti cara belajar yang baru dari Ruangguru. Bukan hanya pelajarnya, tetapi juga bagaimana meningkatkan kualitas dari guru.” pungkasnya.

Saat ini pemerintah berupaya agar semua sekolah di Indonesia bisa terkoneksi, sehingga bersama Ruangguru, teknologi dapat mengeskalasi pemecahan masalah-masalah pendidikan yang ada.