Detak-Palembang.com PALEMBANG – Meski sebelumnya surat suara pemilihan gubernur (Pilgub) Sumsel sempat mengalami kekurangan 25 ribuan surat suara, namun Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumsel memastikan logistik surat suara yang akan digunakan pada hari pemungutan 27 Juni nanti cukup sesuai kebutuhan.

Ketua KPU Sumsel, Aspahani mengakui adanya kekurangan surat suara pilgub Sumsel sebanyak 25.022 setelah melalui proses penyortiran di Kabupaten/Kota. Namun kini surat suara yang kurang tersebut telah dimintakan ganti kepada pihak percetakan dengan menyertakan bukti fisik surat suara yang rusak.

Untuk surat suara kami telah menyebar memonitor di seluruh kabupaten/kota, dan hasilnya aman. Kalaupun ada kekurangan tidak terlalu banyak dan sudah bisa diatasi,” kata Aspahani, Rabu (20/6).

Dikatakan Aspahani kebutuhan surat suara pilgub Sumsel sebanyak 5.803.898, jumlah ini sesuai jumlah daftar pemilih tetap (DPT) 5.656.663 ditambah 2,5 persen setiap TPS.

Saat ini lanjut dia, surat suara pilgub Sumsel masih tersimpan di KPU Kabupaten/Kota, selanjutnya akan segera didistribusikan ke Kecamatan, Desa/Kelurahan hingga ke TPS mulai 22-25 Juni.

Proses distribusi TPS didaerah yang sulit dijangkau seperti di daerah perairan kata dia, akan dilakukan lebih awal.

“Untuk daerah yang sulit di jangkau seperti perairan tanggal 23 sudah bergerak ke TPS,” ujarnya.