Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Untuk meningkatkan pendapatan di Sumatera Selatan (Selatan) dan 17 kabupaten/kota, Komisi Pemberantasan Korupsi Republik Indonesia ( KPK-RI) akan mengawal penggalian pendapatan daerah.

Aldrinsyah, Koordinasi Wilayah (Korwil) 2 Koordinasi dan Supervisi KPK mengungkapkan bahwa masih banyak pendapatan daerah yang tidak maksimal. Potensi untuk meningkatkan perekonomian daerah masih sangat besar seperti pajak hotel dan restoran.

“Jika di maksimalkan maka akan meningkatkan pendapatan. Pajak air permukaan juga perlu dimaksimalkan. Karena itu, potensi penerimaan daerah perlu dikawal agar pendapatan daerah bertambah, kita akan mengawal sistem dalam penggalian pendapatan daerah tersebut,” jelasnya pada Rakor Optmalisasi Penerimaan Daerah Prov Sumsel, di Bina Praja Selasa (03/04).

Lanjutnya, untuk optimalisasi itu diperlukan sistem jaringan online yang terkoneksi. Sistem ini juga perlu dilakukan, agar dapat mengetahui perusahaan-perusahaan mana yang sudah atau belum membayar pajak.

Pads kegiatan yang sama Sekda Sumsel, Nasrun Umar mengatakan dengan hadirnya KPK dan perbaikan sistem yang telah dilakukan, diharapkan ke depan dapat menghasilkan pendapatan daerah yang lebih signifikan.

“Potensi Sumsel cukup besar. Apalagi pajak sebagai sumber utama dalam APBD,  sehingga apabila penggalian potensi ini dimaksimalkan, pada akhirnya penerimaan daerah juga akan meningkat,” tutupnya.