Detak-Palembang.com JAKARTA – Dalam rangka mewujudkan pembentukan daerah otonomi baru (DOB) di Indonesia, para pejuang DOB yang tergabung dalam Forkonas PP DOB se-Indonesia kembali melakukan konsolidasi secara nasional di senayan, Jakarta, Senin (12/02).

Rapat konsolidasi diselenggarakan di ruang rapat pimpinan DPD RI, dalam konsolidasi tersebut dihadiri oleh pengurus harian Forkonas yang sekaligus delegasi dari CDOB seluruh Indonesia.

Dalam konsolidasi nasional Forkonas PP DOB se-Indonesia tersebut dipimpin lansung oleh Ketua Umum Forkonas yang dalam kesempatan ini diwakili oleh ketua harian, Abah Sigar Silitonga.

Selain pengurus Forkonas, tampak hadir adalah Wakil Ketua Komite I DPD RI Benny Rhamdani yang juga merupakan dewan pembina Forkonas, pada kesempatan itu Rhamadani menjelaskan bahwa “pemekaran adalah kebutuhan dan perintah konstitusi” tegasnya.

agar bisa mendorong percepatan pemekaran, Rhamdani menyampaikan bahwa “perlu adanya gerakan politik yang menasional yang harus dilakukan, sebagai salah satu strategi perjuangan untuk mendorong percepatan pembentukan DOB” tambah senator itu.

Disamping itu, menurut Prasetyo Nugraha, selaku pengurus Forkoda dalam wilayah Provinsi Sumatera Selatan yang juga bertindak sebagai sekretaris Presidium Sumsel Barat menuturkan dalam media ini bahwa dalam agenda rapat konsolidasi para pejuang DOB tersebut merumuskan beberapa point yaitu pertama adalah terkait dengan legalisasi organisasi.

Prasetyo menuturkan bahwa Forkonas adalah organisasi yang memayungi gerakan pemekaran di Indonesia, agar kemudian legalitas gerakan diakui maka Forkonas selaku payung CDOB harus legal secara administratif.

Selanjutnya Prasetyo menyampaikan rumusan kedua adalah pembahasan program kerja, seperti program pertemuan Akbar sebanyak 173 CDOB seluruh Indonesia sebagai peringatan satu tahun berdirinya Forkonas pada bulan maret mendatang.

“Dan terakhir adalah rumusan ketiga yaitu melakukan aksi besar untuk mendesak Presiden RI segera mengesahkan 173 CDOB menjadi daerah otonomi baru di Indonesia,” pungkasnya.