Detak-Palembang.com PALEMBANG – Badan Pengawas Pemilu Provinsi Sumatera Selatan (Bawaslu Prov Sumsel) mengadakan kegiatan sosialisasi tatap muka kepada stakeholders dan masyarakat pada pemilihan bubernur, bupati dan walikota tahun 2018 di Kantor Bawaslu Provinsi Sumatera Selatan, Jumat (17/11).

Komisioner Bawaslu RI Bidang Pengawasan dan Sosialisasi Mochammad Afifudin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat.

“Masyarakat diajak terlibat langsung dalam pengawasan pemilu. Tugas Bawaslu ialah Pencegahan ,Pengawasan dan Penindakan. Tidak ada badan di Indonesia yang mempunyai kewenangan mengawasi dan juga mengadili,” ungkapnya.

Lanjutnya, Pemilu itu merupakan silaturahmi dan kegembiraan bukan sesuatu yang menyeramkan dan mencekam. Masyarakat Indonesia beruntung karena pelaksanaan pemilu merupakan sesuatu gembira tidak seperti negara Afghanistan.

“Saya pernah menjadi pemantau pemilu di Afghanistan, disana perempuan tidak sebebas di Indonesia dimana dalam memilih wanita diwakili oleh pria. Belum lagi saat pemilu sering terjadi bom,” jelasnya.

Afifudin menjelaskan juga KPU dan Bawaslu mempunyai tugas sama dalam penyelenggaraan pemilu adalah mensukseskan pemilu serta meningkatkan partisipasi pemilih.

“KPU memastikan pemilu berjalan dengan baik sementara Bawaslu memastikan tidak ada aturan yang dilanggar. Pemilu akan berhasil kalau ada kepercayaan publik hal itu dapat dilakukan dengan kegiatan seperti ini,” tutupnya.