Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Beredarnya hasil quick count pada Pilkada Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) yang memenangkan pasangan calon Herman Deru dan Mawardi Yahya mendapat tanggapan dari pasangan calon Dodi Reza Alex dan Giri Ramanda Kiemas.

Dodi mengatakan bahwa lebih baik menunggu keputusan dari KPU Sumsel dari pada saling klaim kemenangan. Dari hasil perhitungan pihaknya, ia mengatakan bahwa pasangan Dodi dan Giri menangkan Pilkada Gubeenur Sumsel.

“Dari 75 persen C 1 yang sudah masuk kami mengungguli pasangan calon lainnya. Dari 17 kabupaten/kota di Sumsel kami memenangkan 11 kabupaten/kota,” ungkapnya pada saat konferensi pers di posko pemenangan, Jalan Hang Jebat Palembang, Kamis (28/06).

Lanjut Dodi, secara umum pelaksanaan pada pilkada Gubernur dalam keadaan yang aman.Walaupun dalam proses ada yang harus pihaknya koreksi dan benahi.

“Terjadinya saling klaim kemenangan karena hasil hitung cepat beberapa lembaga survei berbeda-beda, beda metodologi dan validitas serta margin error,” katanya.

Pasangan Dodi dan Giri  beserta tim tetap berpegang dengan keputusan KPU sehingga tidak ada saling klaim kemenangan. Ia berharap Pilkada Sumsel mendapatkan pemimpin yang dapat dipertahankan secara hukum.

“Agar pemimpin nanti mendapatkan legitimasi maka proses Pilkada ini dari awal sampai akhir harus sesuai dengan aturan hukum. Kami menghimbau kepada seluruh saksi dan tim untuk mengawal perhitungan sampai rekapitulasi akhir,” imbaunya.

Ia meminta kepada pendukungnya untuk tidak terprovokasi sehingga mengganggu perolehan suara pasangannya yang ada di seluruh Sumsel.

Kalau proses sudah benar maka Gubernur terpilih akan mendapatkan legitimasi secara hukum dan pihaknya akan memberikan selamat.