seni1

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Dengan mengenakan beragam atribut bernuansa merah putih mulai ikat kepala hingga bendera, ribuan elemen masyarakat dari berbagai kalangan, antara lain FKPD, Ormas, Ulama, PerguruanTinggi, Sekolah, Organisasi Pemuda, Masyarakat, Budayawan, Musisi, TNI, Polri dan keluarga serta komponen masyarakat lainnya meneriakkan semangat Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan Bhineka Tunggal Ika, dalam Pagelaran “Nusantara Bersatu” yang dipusatkan di Pelataran Parkir Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang, Rabu (30/11).

Kegiatan Pagelaran Nusantara Bersatu yang dimulai pada pukul. 08.00 wib ini diisi dengan rangkaian kesenian daerah, mulai dari Reog Ponorogo, Barongsai, hingga atraksi marching band yang berhasil memukau masyarakat Palembang yang hadir.

Pada acara tersebut juga turut dibentangkan bendera merah putih raksasa sepanjang 150 meter dengan lembar 20 meter. Nampak pula pameran Alutsista TNI-Polri yang ditampilkan terparkir di sekitar lokasi dan segera saja menjadi ajang selfie masyarakat.

Kegiatan Pagelaran Nusantara Bersatu ini merupakan agenda nasional yang dilaksanakan serentak di seluruh wilayah Indonesia. Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat persatuan dan kesatuan masyarakat dalam bingkai NKRI.

“Dari kegiatan ini diharap dapat menunjukkan kepada dunia bahwa bangsa Indonesia memiliki kekuatan yang luar biasa dari keanekaragaman suku, agama dan budaya. Kekuatan yang harus selalu dipersatukan dan tidak boleh terpecah belah demi keutuhan NKRI.

seni3

Kegiatan lain yang akan menyemarakkan Gerakan Nusantara Bersatu adalah orasi Kebangsaan tentang 4 konsesnsus dasar (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) pembacaan puisi mengenai Indonesia, lagu-lagu perjuangan dan doa bersama yang di sampaikan oleh 6 tokoh lintas Agama.

Kapendam II/Swj Kolonel Arh Syaepul Mukti Ginanjar, S.I.P menjelaskan bahwa Pagelaran Nusantara Bersatu ini dilaksanakan secara serentak dan tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di 5 provinsi wilayah Kodam II/Sriwijaya, yakni Provinsi Bengkulu, Jambi, Lampung, Sumsel dan Babel. Untuk Sumsel, dipusatkan di Palembang.

Ditambahkan Kapendam II/Swj bahwa Pagelaran Nusantara Bersatu yang mengangkat tema: “Nusantara Bersatu, Indonesia Milikku, Indonesia Milikmu, Indonesia Milik kita bersama, Bhineka Tunggal Ika” bertujuan untuk menggugah dan meningkatkan kesadaran komponen masyarakat dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, saling menghormati sesame umat beragama serta menjaga perdamaian kepada siapapun baik di dalam maupun di luar negeri.

“Melalui kegiatan ini diharapkan terwujudnya KeBhinneka Tunggal Ika-an antar komponen masyarakat bangsa dan negara Indonesia, memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi untuk turut serta belanegara, terbangunnya rasa cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara serta semangat persatuan dan kesatuan bangsa”, terangnya.