Detak-Palembang.com PALEMBANG – Merasa kesal lantaran terus dimarahi karena tidak mempunyai pekerjaan. Emong (22) nekat membacok ayah kandungnya Joni Edi Sryono (55 ), saat korban sedang tertidur pulas di rumahnya.

Namun, ulahnya itu membuat dirinya harus meringkuk di sel tahanan setelah diringkus Unit Pidum Satreskrim Polresta Palembang di kediamannya Jalan Jaya Laksana, Kelurahan 3 Ulu, Kecamatan SU I Palembang.

“Saya kesal Pak, karena terus-terusan dimarahi oleh dia. Awalnya hanya ibu, kemudian dia (ayah) ikut-ikutan memarahi. Waktu dia tidur saya ambil parang dan langsung bacok ke punggungnya,” kata Emong.

Dirinya mengaku membacok korban sebanyak dua kali. “Parangnya tumpul Pak. Setelah kejadian saya langsung melarikan diri. Saya tidak tahu kalau dilaporkan ke polisi, karena waktu pulang tidak ada yang marah,” tuturnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Yon Edi Winara membenarkan pihaknya sudah mengamankan pelaku. Dia ditangkap atas dugaan pencurian di Jalan Tembok Batu. Setelah dikembangkan, ternyata E terlibat tindak kejahatan  lainnya.

“Sudah kita amankan dan kini masih menjalani pemeriksaan oleh anggota kita,” pungkasnya.