Detak-Palembang.Com PALEMBANG – Dalam pergelaran Asian Games pada Agustu 2018 mendatang, keandalan jaringan internet menjadi suatu keharusan agar berjalan dengan lancar. Namun, jaringan internet juga harus diamankan dari incaran hacker yang akan mengganggu jalannya event akbar Asian Games.

Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara mengatakan, pihaknya membentuk tim untuk mengamankan jaringan internet dari serangan hacker. Rudiantara juga menyampaikan bahwa Indonesia menjadi 10 negara yang rawan serangan siber.

“Kami tidak ingin ada kejadian seperti pada pembukaan Olimpiade Musim Dingin di Korea Selatan yang terlambat hingga satu jam karena serangan hacker,” jelasnya di Wisma Atlet Usai meninjau Venue Jakabaring, Sabtu (07/07) kemarin.

Lanjutnya, untuk mengatasi itu pihaknya bekerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Kepolisian RI dan TNI untuk mengamankan jaringan internet dari para peretas.

“Memang INASGOC memiliki pusat kendali operasi, untuk mengawasi dan mengamankan seluruh jaringan. Namun, masih perlu lembaga lain untuk mencegah serangan siber,” tutupnya.