Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (IST)

Detak-Palembang.com, PALEMBANG – Vaksinasi Covid-19 masih terus digencarkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel).

Salah satunya ke para pelajar yang berusia di atas 12 tahun.

Namun, dari data vaksinasi dosis pertama ke pelajar, baru mencapai 3,16 persen atau sebanyak 26.794 orang.

Sedangkan dosis 2 baru 2,31 persen atau 19.536 orang.

“Di data kita baru 3 persenan. Untuk Jumlah sasaran vaksinasi kepada remaja yang berusia 12-18 tahun sebanyak 846.683 orang,” ucap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel Lesty Nuraini, Rabu (8/9/2021).

Berbagai upaya mempercepat vaksinasi kepada seluruh masyarakat, sudah siap dilakukan Pemprov Sumsel.

Seperti ketersediaan vaksinator sebanyak 3.300 orang dan 459 faskes se-Sumsel.

“Belum termasuk sentra vaksinasi yang dilakukan berbagai komunitas dan organisasi yang mendapatkam kuota vaksin,” ujar Lesty

Lesty mengungkapkan, jumlah vaksin yang didistribusikan pusat masih sangat terbatas.

Total vaksin yang masuk ke Sumsel baru mencapai 2,11 juta dosis. Angka tersebut dinilainya masih sangat kecil.

“Kita berharap pemerintah segera men-drop vaksin yang cukup. Karena kita mampu melaksanakan vaksinasi sehari dari target 31 ribu orang tercapai 77 ribu lebih atau 245 persen,” ungkapnya

Untuk vaksinasi remaja, lanjutnya, sasaran terbanyak di Kota Palembang dengan 151.788 orang.

Dengan capaian 16.664 orang (dosis 1) dan 12.888 orang (dosis 2).

Untuk Banyuasin sebanyak87.818 dengan realisasi 827 orang (1) dan 625 orang (2), OKI 80.033 orang dengan realisasi 762 orang (1) dan 451 orang (2)

Lalu, di Kabupaten Muba sebanyak 63.350 realisasi 1.225 orang (1) dan 772 orang (2), OKUT 60.734 orang realisasi 404 orang (1) dan 237 orang (2).

Di Kabupaten Muara Enim 60.023 orang realisasi 1.009 orang (1) dan 796 orang (2).

“Secara keseluruhan, vaksinasi di Provinsi Sumsel telah mencapai 20,65 persen (1) dan 12,46 persen (2) serta vaksin booster khusus nakes 53,6 persen. Jumlah sasaran target vaksinasi di Sumsel mencapai 6.303.096 orang,” ucapnya.

Lesty melanjutkan, untuk bisa menyelesaikan target herd immunity di Sumsel di awal tahun, setidaknya harus ada 1,5 juta dosis vaksin perbulan.

“Tapi yang kita dapat hanya 400 ribuan dosis, masih sangat jauh dari realisasi,” ucapnya.