Detak-Palembang.com SEKAYU – Nasib Akademi Keperawatan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muba tampaknya mulai menemukan titik terang, Peraturan yang membatasi Pemerintah Daerah untuk membiayai Akper yang berdiri sejak tahun 2002 tersebut tidak membuat Pemkab Muba berdiam diri untuk tetap bisa memajukan Akper tersebut. 

Akper Pemkab Muba yang mengakomodir mahasiswa berpestasi dan berasal dari keluarga pra sejahtera mulai dilirik oleh Kementerian Kesehatan dan perguruan tinggi negeri Universitas Sriwijaya (Unsri).

“Ada beberapa opsi yang sudah disiapkan agar Akper Pemkab Muba ini tetap bisa berjalan, dan di tengah persiapan, Kemenkes dan Unsri siap untuk mengelola Akper Pemkab Muba ini dan nanti diharapkan Pemkab tetap turut serta membiayai kebutuhannya,” ujar Plt Sekda Pemkab Muba, Drs H Apriyadi MSi di sela Lokakarya dan Fokus Group Diskusi (FGD) Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2017 di Ruang Rapat Bappeda, Kamis (14/12).

Dijelaskan, Akper Pemkab Muba akan terus diupayakan tetap berjalan dan diharapkan bisa menyiapkan tenaga kesehatan yang profesional. “Usaha terus dilakukan supaya Akper ini bisa terus berlanjut, Pemkab Muba menaruh harapan besar dengan SDM Akper Muba yang sudah berjalan selama ini,” urainya.

Sementara itu, Wakil Rektor IV Unsri Muslim PhD mengungkapkan secara kesiapan Unsri siap untuk melaksanakan merger atau penggabungan pengelolaan Akper Pemkab Muba ke Unsri.

“Teknisnya akan kita diskusikan, Akper Pemkab Muba ini sudah berjalan sangat baik sangat sayang kalau dibiarkan, bisa jadi nanti Pemkab Muba tetap membiayai melalui program beasiswa khusus mahasiswa asal Muba,” ungkapnya.

Pada kegiatan Lokakarya dan Fokus Group Diskusi (FGD) Akademi Keperawatan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Tahun 2017 tersebut juga dihadiri beberapa narasumber yakni diantaranya dari Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Kesehatan, Kementerian Ristek-Dikti, Asosiasi Perguruan Tinggi Kesehatan Milik Pemerintah Daerah (APTIKESDA) Pusat, dan Universitas Sriwijaya untuk duduk bersama mencari solusi kelanjutan Akper Pemkab Muba.