seni3

Detak-Palembang.com PALEMBANG – Plt Sekda Sumsel Joko Imam Santoso membuka revitalisasi kesenian Palembang di Graha Budaya Dekranasda Jakabaring, Rabu (7/12). Acara ini merupakan rangkaian dari pementasan drama oleh program studi pendidikan bahasa Inggris FKIP Universitas Sriwijaya.

“Saya sangat mengapresiasi sekali pementasan ini, kalau bisa pementasan ini nanti di pentaskan di Graha Pemprov Sumsel juga. Dan nanti bisa juga dipentaskan di depan tamu-tamu asing saat Asian Games 2018,” terang Plt Sekda Sumsel.

Drama yang dipentaskan hari ini oleh mahasiswa dan mahasiswi Unsri berjudul Siti Zuabaidah yang akan dibawakan menggunakan bahasa Inggris. Pementasan drama ini merupakan rangkaian ketiga dari pementasan sebelumnya. Sebelumnya,  drama yang dipentaskan pertama kali berjudul Siti Zubaidah dengan menggunakan bahasa Indonesia. Untuk pementasan drama kedua mengangkat cerita tentang Sultan Abdul Muluk.

Riski Aginia selaku ketua produksi pementasan ini mengatakan, pementasan ini merupakan salah satu mata kuliah di semester lima. Untuk menampilakan pementasan ini seluru mahasiswa dan mahasiswa sudah melakukan persiapan selama tiga bulan.

“Uniknya jika biasanya drama itu di bawakan dengan bahas Indonesia atau bahasa daerah, untuk kali ini kami memodernisasikan drama dengan menggunakan bahasa Inggris agar kesenian khas Palembang itu bisa di kenal di mata dunia,” ujar Riski.

Acara ini dihadiri langsung Prof Dr Nurhayati Mpd selaku dosen bahasa Indonesia, Dra Rita Hayati M A selaku dosen bahas Inggris serta pendamping di pementasan ini, kemudian dihadiri juga perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayan bersama perwakilan Dinas Pendidikan Sumsel serta tokoh-tokoh seniman Palembang. Orang tua dari mahasiswa pun ikut mengahdiri ini untuk menyaksikan pementasan drama anak-anaknya.

“Terima kasih Pemprov Sumsel telah mengapresiasi kegiatan kami pada hari ini. Pementasan ini merupakan hasil riset saya bersama dengan ibu rita selaku dosen di Unsri,” ujar Nurhayati.