Detak-Palembang.com PALEMBANG – Kemajuan suatu daerah sangat bergantung pada kualitas leadership di daerah tersebut. Nilai APBD yang besar belumlah cukup mendorong kemajuan daerah bila tidak didukung kepiawaian leadership dari seorang pemimpin.

Demikian diutarakan Pjs Walikota Palembang Drs H Akhmad Najib SH MHum saat menyambut peserta Pendidikan dan Latihan (Diklat) Kepemimpinan (Pim) II Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (21/3) di Balaikota Palembang. Diklat Pim II Provinsi Sumatera Selatan diikuti oleh sejumlah kepala dinas di Sumsel dan provinsi lainnya.

Kepada peserta Diklat dirinya menegaskan, seorang pemimpin haruslah memiliki kompetensi yang baik. Seorang pemimpin harus menguasai atau setidaknya mengerti berkomunikasi dan menguasai bahasa asing, memiliki jejaring yang baik hingga ke tingkat pusat, memiliki integritas yang tinggi, serta harus pula enerjik.

“Kemampuan komunikasi seorang pemimpin haruslah baik, termasuk dalam penggunaan bahasa asing. Kemampuan komunikasi disertai jejaring yang baik, merupakan modal yang besar seorang pemimpin dalam memajukan daerah,” ujarnya.

Lebih lanjut Pjs Walikota Palembang mengapresiasi dilaksanakan diklat strutural yang telah disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan tersebut. Dirinya berharap, diklat tersebut dapat meningkatkan kompetensi dan manajerial skill ASN dalam menunjang pembangunan daerah

“Selamat mengikuti pendidikan, enjoy saja, fresh saja dalam mengikuti seluruh tahapan kegiatan diklat ini. Jangan lupakan pula bahwa dibalik kesuksesan dan kemajuan kita berkat peran seorang istri,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Peserta Diklat Pim II Provinsi Sumatera Selatan berkesempatan meninjau command center Lawang Jabo. Ruang yang terletak di lantai III Kantor Setda Kota Palembang ini adalah pusat informasi yang terkoneksi langsung dengan sejumlah cctv, untuk memantau kondisi riil di sejumlah titik di Kota Palembang.