Detak-Palembang.com PALEMBANG – Guna mengelabui petugas kepolisian. Angga Dwi Hartono (40) menyimpan narkoba jenis sabu yang baru saja dibelinya untuk dibawa pulang ke rumah di dalam bra sang istri Indra Dina (37).

Kendati demikian, keduanya tetap saja meringkuk di sel tahanan setelah polisi wanita (polwan) menggeledah tubuh Dina dan didapatkan satu paket sabu senilai Rp300 ribu yang berada di balik branya.

Dihadapan petugas, Angga mengatakan sabu itu baru saja dibelinya dengan seorang bandar di kawasan 13 Ilir, Kecamatan IT I Palembang dan rencananya akan digunakan bersama Dina di kediamannya.

“Saya tidak kenal dengan siapa yang mengambilnya. Kami memang biasa pakai berdua di rumah, sabu itu baru saja dibeli. Jadi, untuk mengelabui polisi saya menyuruh dia (istrinya) disimpan di dalam bra,” ucap Angga.

Ia menyebutkan, sudah tiga bulan terakhir menjadi pecinta narkoba jenis sabu. “Saya sopir travel Pak. Jadi, pakai sabu biar lebih enak lagi saat menyopir. Istria saya memang sering saya ajak saja,” katanya.

Sementara itu, Kapolsek IT I Palembang Kompol Edi Rahmat Mulyana didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhonny Palapa membenarkan pihaknya berhasil mengamankan pasang suami istri (pasutri) yang kedapatan membawa narkoba.

Selain kedua tersangka, lanjut Edi, pihaknya juga mengamankan Herianto (29) yang kedapatan membawa 10 paket sabu dan dua kakak beradi yakni Joko (30) dan Candra (27) yang baru saja mengambil barang haram tersebut.

“Akibatnya kelimanya dikenakan UU Narkotika No 35 Tahun 2012, Pasal 112 dengan ancaman minimal empat tahun . Dan untuk Angga dikenakan pasal berlapis karena membawa sajam. Akan kita kenakan UU Darurat juga,” pungkasnya.