Detak-Palembang.com PALEMBANG – Untuk merealisasikan target yang sudah ditetapkan, Kepala Badan Pendapatan Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Kabapenda Prov Sumsel), Neng Muhaiba mengudang Kabapenda kabupaten/kota se Sumsel di Auditorium Bina Praja, Rabu (31/01).

Neng Muhaiba mengatakan, Saat ini banyak tunggakan motor-motor, mobil-mobil yang tidak bayar pajak. Jika ini terus berlanjut maka bisa menjadi penghalang terpenuhinya target.

“Karena itu saya mengundang Kepala Bapenda Kabupaten/Kota, Kapolres melalui Kasat Lantas untuk membantu kami di Kabupaten/Kota untuk mengimbau masyarakat di Kabupaten/Kota masing-masing untuk membayar pajak,” katanya.

Lanjutnya, Bapenda dan Kasat Lantas di kabupaten/kota dilibatkan karena mereka mendapat bagi hasil dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) tersebut.

“Tugas kita adalah menghitung berapa alokasi yang harus dibagikan ke Kabupaten/Kota. PKB dan BBNKB yang berhasil di kumpulkan, 30 persennya akan dikembalikan ke kabupaten/kota sebagai realisasi dana bagi hasil,” jelasnya.

Ditambahkannya, karena mendapat bagi hasil maka daerah juga ada pendapatan, oleh karenanya diminta daerah untuk merealisasikan target yang diberikan.