Detak-Palembang.com BANDA ACEH – Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigadir Jenderal TNI Achmad Daniel Chardin, S.E, memimpin atau menjadi Irup pada upacara 17-an di Lapangan Jasdam IM Neusu Jaya, Banda Aceh. Selasa (17/7/18).

Upacara 17-an ini diikuti para Pa Ahli Pangdam IM, para Asisten, para Kabalak, LO AL, LO AU serta ratusan prajurit Kodam Iskandar Muda baik Perwira, Bintara, Tamtama dan pengawai Negeri Sipil segarnizun Banda Aceh.

Dalam upacara tersebut bertindak sebagai Komandan Upacara Letkol Kav Nanak Yuliana yang sehari-harinya menjabat Danyonkav 11/MSC, pengucap Saptamarga Letda Cpl Robert, pembaca Undang Undang Dasar 1945  Lettu Cpl Dudi Sugi Utomo. Sedangkan pembaca Korp Panca Stya Kopri, PNS Aidil.

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.IP. dalam amanatnya yang dibacakan Kasdam IM menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas kerja keras dan komitmen netralitas yang telah ditunjukkan prajurit TNI, yang telah ikut bekerja menjaga kelancaran setiap proses pentahapan pilkada hingga dapat berlangsung dengan damai.

Disamping pelaksanaan Pilkada serentak yang lalu, kepada segenap Prajurit dan PNS TNI juga harus turut serta mendukung dan mensukseskan jalannya perhelatan akbar yang berskala internasional yaitu Asian Games ke-18, yang akan dilaksanakan pada tanggal 18 Agustus s.d. 2 September 2018 di Jakarta dan Palembang, dengan membantu mempromosikan kepada seluruh komponen bangsa dan masyarakat pada umumnya, sesuai ajakan Bapak Presiden Joko Widodo.

Selanjutnya, seiring dengan kemajuan teknologi komunikasi dan informasi, telah muncul kelompok baru yaitu “Cyber Narcoterorism”,yaitu kelompok kejahatan lintas Negara yang menggunakan dunia maya terkemuka seperti youtube, twitter dan facebook untuk tujuan merebut pangsa pasar, penyebaran pemikiran, dorongan, perekrutan dan berbagai informasi, sebagai wahana untuk mengedarkan dan menyalahgunakan Narkotika yang hasilnya digunakan untuk membiayai kegiatan terorisme. Berkaitan dengan hal tersebut kita harus mewaspadai dan mengantisipasi serta mencegah secara dini “Cyber Narcoterorism” yang menjadi musuh bersama bangsa Indonesia saat ini, bahkan menjadi musuh bangsa-bangsa di dunia.

 

Berkaitan dengan tugas-tugas yang kita emban dan perkembangan dinamika situasi Nasional, Panglima TNI menyampaikan beberapa atensi dan harapan, sebagai pegangan dalam mengemban tugas ke depan, diantaranya :

Pertama, senantiasa meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan YME, Allah SWT, sebagai landasan moral, etika dan kepribadian dalam rangka mengemban tugas sebagai Prajurit dan PNS TNI, serta sebagai warga dalam kehidupan bermasyarakat.

Kedua, amalkan secara nyata setiap butir nilai ”Delapan Wajib TNI”, dalam pelaksanaan tugas di tengah kehidupan masyarakat yang sedang mengalami banyak cobaan. Hormati setiap nilai ”kearifan lokal” di manapun para Prajurit dan PNS TNI bertugas dan berada, demi semakin mantapnya ”kemanunggalan” TNI-Rakyat, di atas semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Ketiga, jaga dan tingkatkan soliditas, solidaritas Prajuritdan PNS TNI, baik internal satuan maupun antar Angkatan sebagai pondasi terwujudnya soliditas dan solidaritas Nasional. Tingkatkan semangat dan jiwa korsa yang tinggi, namun tidak dalam arti sempit, terutama dalam menyikapi perbedaan pendapat atau bentuk-bentuk kesalahpahaman yang tidak perlu.

Keempat, bagi setiap komandan satuan agar meningkatkan pembinaan satuan dengan mengedepankan “kepemimpinan lapangan”yang penuh simpati, keteladanan dan pengayoman terhadap anak buah.

Kelima, budayakan tradisi belajar dan berlatih secara terencana serta mandiri, guna meningkatkan kualitas, kapasitas, dan wawasan, serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, sesuai bidang tugas masing-masing, sejalan dengan perkembangan tuntutan tugas.