Detak-Palembang.com BANDA ACEH – “Kita harus menangkal Ideologi dan Kebangkitan Komunis Gaya Baru (KGB) di Indonesia khusunya di Aceh, yakni ancaman bangkitnya komunis harus diwaspadai dan disikapi secara serius dari semua pihak, khususnya kalangan umat Islam”.

Hal tersebut ditegaskan Kepala Staf Kodam Iskandar Muda (Kasdam IM) Brigjen TNI Ahmad Daniel Chardien saat menghadiri acara Komunikasi Sosial (komsos) dengan keluarga besar TNI dan Rakerda I KB FKPPI Aceh di Balai Teuku Umar Makodam IM, Jalan Ahmad Yani No.1 Banda Aceh, Kamis (30/3).

Kasdam menyatakan, saat ini Indonesia menghadapi beberapa ancaman yang serius yaitu, tentang maraknya narkoba, terorisme, radikalisme, komunisme dan separatisme di Indonesia. Apalagi yang terparahnya tentang komunisme.

Asal usul komunis, lulusan Akmil 1990 ini menjelaskan, paham komunis berasal dari sebuah manifesto politik  yaitu “Manifest Der Kommunistischen” yang pertama kali diterbitkan pada 21 Februari 1848 lalu, di London, Inggris yang ditulis oleh Karl Marx dan Friedrich Engels.

“Jadi Karl Marx, seorang yahudi yang dilahirkan di Trier, Jerman, dengan wataknya yang sombong, keras kepala, memiliki gagasan untuk melakukan perubahan ketika terjadi penindasan kaum borjuis terhadap proletar untuk membuat suatu idelogi baru, yakni komunisme,” terang Kasdam.

“Oleh sebab itu, saya meminta kepada keluarga besar TNI dan Rakerda I KB FKPPI Aceh, untuk mendeteksi dini, cegah dini, bersinergi untuk  cegah,  tangkal  serta  eliminir

tingkatkan  kewaspadaan nasional,” pesan jendral bintang satu ini.

Turut hadir acara tersebut Irdam, para PA Ahli, para Asisten, LO AL dan LO AU, serta para Kabalak jajaran Kodam Iskandar Muda.