Detak-Palembang.com PALEMBANG – Ongkos pembayaran pengguna Light Rail Transit (LRT) Palembang akan menggunakan kartu pintar E-Money, Masyarakat yang akan menggunakan LRT nantinya tidak perlu dengan uang cash, cukup menggunakan E-Money yang dikeluarkan Bank Sumsel Babel, hal itu disampaikan oleh M. Adil Direktur Utama Bank Sumsel Babel usai bertemu Wakil Gubernur Ishak Mekki, Kamis (23/03).

“Kami sudah siap untuk itu, peralatannya sudah ada. Tinggal kartunya saja ditempel langsung beres. Kami juga sudah menerima persetujuan dari dari Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan lainnya,” jelasnya.

Dilanjutkannya, Bagi masyarakat yang ingin memiliki kartu pintar ini dapat membeli langsung di Bank Sumsel Babel. Pihaknya juga akan bekerjasama dengan beberapa tempat untuk daiat menjual kartu pintar E-Money.

“Syaratnya tidak sulit dan tidak perlu jadi nasabah BSB, tapi kalau sudah menjadi nasabah BSB itu lebih baik. Jadi kalau dia punya kartu, dia bisa isi ulang kan enak simpel tinggal isi ulang. Maksimum kartu tersebut dijual Rp1 juta, minimum Rp25 ribu atau Rp10 ribu,” ungkapnya.

Ditambahkannya, kartu pintar E-Money tidak hanya dapat digunakan pembayatan LRT tetspi juga dapat digunakan untuk pembayaran Trans Musi, Parkir dan juga untuk tiket bola di Staduon Jakabaring.

“Nantinya kalu msu nonton bola di Stadion Jakabaring tidak perlu tiket cukuo memakai E-Money. Untuk jalan tol bila sudah beroperasi nanti kartu pintar ini dapat juga digunakan,” tutupnya.