Detak-Palembang.com BANDA ACEH – Kepala Kelompok Staf Ahli Pangdam Iskandar Muda Kolonel Inf Bagus menghadiri acara perlombaan perahu hias bertajuk “Festival Krueng Aceh” yang digelar di Krueng Aceh, Banda Aceh, Senin (13/8/2018).

Event dalam rangkaian Pekan Kebudayaan Aceh (PKA) ke-7 itu menampilkan 22 perahu hias yang saling unjuk kebolehan, sekaligus mempromosikan pariwisata Aceh di hadapan publik nasional maupun internasional.

Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Amiruddin, mengatakan, selain untuk menarik minat wisatawan berkunjung ke Aceh, Festival Krueng Aceh juga untuk memperkenalkan Krueng Aceh sebagai potensi investasi wisata bahari terbaru di Banda Aceh.

Selain perahu hias, lanjut Amiruddin, sejumlah kegiatan lain juga akan meramaikan Krueng Aceh, di antaranya atraksi wisata, panggung apresiasi budaya, lomba memasak, lomba mewarnai, atraksi air, sajian 1.000 cangkir kopi gratis, dan bersih-bersih sungai.

“Festival Krueng Aceh diharapkan menjadi hiburan menarik dan unik bagi setiap pengunjung,” ujar Amiruddin.

“Dalam lomba perahu hias, pengunjung dapat berdiri di atas Jembatan Pante Pirak untuk menyaksikan perahu dengan dekorasi cantik berlayar menuju Jembatan Peunayong”. Tutur Amiruddin.

Kepala Bidang Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadani mengajak masyarakat Aceh meramaikan kegiatan tersebut. Selain melihat keindahan perahu, pengunjung juga akan dihibur dengan penampilan band lokal Seuramoe Reggae. “Panitia menyediakan hadiah total Rp 12 juta bagi peserta dengan dekorasi perahu terbaik,” pungkasnya.

Juara I diraih oleh satuan Rindam Iskandar Muda dengan nilai 97.6, Selanjutnya juara II diperoleh oleh satuan Pomdam IM dengan nilai 96.3 dan juara III oleh satuan Zidam Iskandar Muda.

Hadir walikota Banda Aceh Aminullah Usman, Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Amiruddin, Sekretaris Dinas Parawisata Kota Banda Aceh Ibu Rasida M Dahlan, Dandim 0101/BS Kolonel Inf Irwan Rosandriyanto, Ketua Persit KCK PD Iskandar Muda Ny Yossi Hafil Fuddin, Para Asisten, Para Kabalak, Para pejabat Kota Banda Aceh dan Masyarakat lainnya.