Detak-Palembang.com PALEMBANG – Barang ilegal hasil penindakan Kantor Wilayah Direktorat Jendral Bea Cukai Sumatera Bagian Timur (Kanwil DJBC Sumbagtim) pada tahun 2017 senilai Rp2,5 miliar dimusnahkan di Halaman Kantor Pelayanan dan Pengawasan Bea Cukai Tipe Madya Pabean B (KPPBC TMP B) Palembang, Kamis (25/01).

Kepala Kanwil DJBC Sumbagtim, M Aflah Farobi mengatakan, sebanyak 5,1 juta batang rokok, 191 kg tembakau, 14.000 butir suplemen/obat-obatan, 117 sex toys, 13 pucuk airsoft gun, 15 keping VCD porno dan barang-barangan larangan dan pembatasan lainnya dimusnahkan dengan cara dibakar. Sementara 21.755 botol Minuman Mengandung Etil Alkohol (MMEA) dihancurkan dan digilas eskavator.

“Barang ilegal yang dimusnahkan dinilai berpotensi merugikan negara hingga Rp3,4 milyar. Rokok dan minuman keras menjadi barang yang mendominasi pelanggaran cukai dan kepabeanan,” jelas Aflah.

Aflah melanjutkan, rokok kebanyakan berasal dari Jawa Tengah dan Timur, untuk miras kebanyakan dari dalam negeri hanya sebagian kecil berasal dari luar.

“Barang ilegal ini masuk dari sepanjang pantai timur. Untuk kosmetik sebagian besar dari Tiongkok. Kita sudah beberapa kali melakukan pemusnahan barang ilegal, sebelum ini kita lakukan pada bulan Desember 2017,” ungkapnya.

Secara keseluruhan pihaknya telah memusnahkan barang ilegal senilai Rp4 miliar dengan potensi kerugian negara sebesar Rp4,4 miliar. Ia berharap dukungan masyarakat untuk bahu membahu mengawasi masuk dan beredarnya barang-barang ilegal.

“Kami akan meningkatkan kegiatan pengawasan serta akan bersinergi dengan instansi penegak hukum lainnya dalam rangka pelaksanaan tugas kepabeanan dan cukai,” tutupnya.