Detak-Palembang.com MUARADUA -Perhelatan MTQ tingkat Kecamatan Muaradua secara resmi telah ditutup oleh Camat Muaradua Drs. Elyuzar, Sabtu (17/02) malam di masjid Al Falah.

Dalam sambutannya Elyuzar memberikan apresiasinya kepada segenap panitia, dewan hakim dan pengurus Masjid Al Falah yang telah mendukung penuh, sehingga MTQ tersebut berlangsung dengan lancar.

Setelah MTQ ini lanjut Elyuzar, pihaknya betsama LPTQ akan segera menyongsong MTQ tingkat Kabupaten OKU Selatan pada tangggal 5-9 Maret mendatang.

Bagi para juara lomba MTQ Kecamatan Muaradua yang merupakan juara 1 akan dikirim untuk mewakili Kecamatan Muaradua pada ajang MTQ yang akan digelar di Kecamatan Muaraduakisam itu.

Ia berharap semoga para juara nantinya akan dapat bersaing dan dapat mengikuti persyaratan dalam MTQ tingkat kabupaten tersebut.

Berkaca dari perhelatan MTQ ini Elyuzar mengungkapkan, ternyata biaya yang dibutuhkan cukup besar yang meliputi uang pembinaan, honor dewan hakim, panitia dan lainnya.

Untuk itu pihaknya akan memohon kepada Pemkab OKU Selatan dan DPRD untuk bisa memberikan tambahan anggaran dalam penyelenggaraan MTQ pada masa mendatang.

Karena lanjut dia, proses sebelum MTQ perlu dilakukan upaya pembinaan secara terus menerus melalui LPTQ (Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an) tingkat kecamatan.

Dimana kegiatan LPTQ melliputi pembinaan pada lembaga pengajian seperti TPA, pembinaan guru ngaji dan pembinaan wali muird.

Tujuan pembinaan tersebut agar ada sinergi antara murid, orang tua dan lembaga pengajian.

MTQ tingkat kecamatan ini kata mantan Lurah Bumi Agung itu, adalah pertama kalinya diselenggarakan sejak terbentuknya Kabupaten OKU Selatan pada tahun 2004 silam.

Sementara itu Ketua Panitia MTQ Kecamatan Muaradua Hadromiadi, S.Ag menyatakan bahwa peserta terbaik disesuaikan dengan standar yang sudah ditentukan oleh dewan hakim.

Dan ternyata memang ada cabang yang tidak ada juara satunya, akan tetapi langsung ditentukan juara duanya karena untuk mencapai juara satu, standarnya tidak dapat dipenuhi oleh peserta.

Kepada peserta terbaik yang telah ditetapkan oleh dewan hakim akan mendapatkan piagam, piala dan uang pembinaan.

Bagi mereka yang terbaik menurut ketetapan dewan hakim nantinya akan mengkuti MTQ tingkat Kabupaten OKU Selatan mewakili Kecamatan Muaradua.

Mengenai minimnya anggran kegiatan, Hadromiadi yang juga adalah Kepala KUA Muaradua itu senada dengan Camat Muaradua, ia juga berharap agar pada tahun depan anggarannya dapat ditingkatkan, supaya kualitas dan kuantitas peserta juga meningkat.

Mengingat untuk MTQ Kecamatan Muaradua kali ini menggunakan standar MTQ kabupaten dengan mendatangkan dewan hakim tingkat kabupaten.

Selanjutnya, untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan MTQ akan dikembangkan melalui LPTQ Kecamatan Muaradua.

Adapun para juara pertama masing-masing cabang antara lain untuk tilawah kategori anak diperoleh Heri Saputra, untuk tilawah remaja disabet oleh Apriyanti, dan tahfiz Qur’an dimenangkan oleh Hesti Zahara.

Dan masih ada beberapa cabang lagi yang dimenangkan oleh beberapa perwakilan desa atau kelurahan di Kecamatan Muaradua.

Bagi para pserta yang belum memperoleh juara satu, dua dan tiga, semuanya tetap mendapatkan piagam penghargaan dari panitia.