Detak-Palembang.com BANDUNG – Setelah menghadiri pembukaan kemarin malam, Kamis (22/2) Gubernur Sumsel Alex Noerdin kembali menghadiri Rakernas Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) 2018 hari kedua di Grand Ballroom Hotel Trans Luxury Bandung. Dalam agenda ini Alex Noerdin bersama puluhan gubernur lainnya se Indonesia menerima pengarahan dari Presiden RI Jokowi.

Seperti diketahui Presiden Jokowi bertolak ke Bandung, Jawa Barat, dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1, dari Pangkalan Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (22/2) pagi. Presiden Jokowi bertolak ke Bandung, Jawa Barat, untuk melakukan kunjungan kerja. Salah satunya menghadiri Rakernas APPSI.

Dalam beberapa kesempatan, Presiden Joko Widodo selalu mengingatkan dua hal yang dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, yaitu peningkatan investasi dan nilai ekspor.

Begitu pula saat berbicara di hadapan gubernur dari seluruh Indonesia yang tergabung dalam Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), pada Kamis, 22 Februari 2018, Presiden kembali mengingatkan pentingnya peran pemerintah daerah dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Salah satunya adalah dengan menyederhanakan proses perizinan yang dinilai dapat menghambat kegiatan investasi dan ekspor.

“Problemnya seperti yang sering disebutkan, saya sampaikan, saya ulang-ulang terus mengenai lamanya perizinan, banyaknya aturan, banyaknya rekomendasi, banyaknya persyaratan. Itu yang saya minta untuk secepat-cepatnya dipangkas, sebanyak-banyaknya disederhanakan,” kata Kepala Negara kepada para jurnalis usai memberikan sambutan dalam pengarahan kepada peserta Rakernas APPSI di Hotel The Trans Luxury, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat.

Menurut Presiden, penyederhanaan perizinan inilah yang akan ‎mempercepat dunia usaha untuk bergerak, berekspansi, serta berinvestasi.

“Sehingga kita harapkan lapangan kerja semakin bertambah,” ucap Presiden.

Guna mewujudkan hal tersebut, pemerintah berencana akan membuat sebuah peraturan yang akan mengintegrasikan pola distribusi antar provinsi di seluruh Tanah Air agar lebih efektif dan efisien.

“Ini nanti kita siapkan setelah bertemu detailnya seperti apa sih. Jangan sampai ini malah meruwetkan, harusnya memudahkan, mempercepat,” ujar Presiden.

Tak hanya sampai disitu, pemerintah juga akan mengintegrasikan pola distribusi tersebut dengan program pemerintah lainnya, yakni tol laut.