Detak-Palembang.com PALEMBANG –  Progres pembangunan jembatan Musi IV yang menghubungkan sisi ilir yang berada di Kelurahan Kuto Batu Lawang Kidul dan di sisi ulu yang berada di Jalan A Yani Kelurahan 14 Ulu sudah mencapai 55, 01 persen, saat ini pengerjaan bentang tengah jembatan. Perkiraan Jembatan Musi IV akan selesai pada bulan Desember 2017.

Setelah selesai pengerjaan maka Jembatan Musi IV akan dipasang sensor. Sebanyak 42 sensor yang akan di pasang pada badan jembatan Musi IV, hal disampaikan oleh Suwarno, Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) Musi IV, Selasa (19/09).

“Fungsi sensor yang dipasang adalah untuk mengetahui kekuatan komponen jembatan. Sensor akan berbunyi bila beban sudah memasuki ambang batas. Bila sensor berbunyi lalu lintas dijembatan akan dihentikan untuk evaluasi keselamstan jembatan,” jelasnya.

Dikatakan Suwarno, cara kerja alat sensor akan merekam data jembatan. Data yang didapat akan disimpanpada server yang akan tehubung pada Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kementerian Pekerjaan Umum.

“Data yang diterima Pusdatin akan tersambung kepada ponsel ahli jembatan ataupun orang yang berkompeten di bidang jembatan untuk melakukan pengawasan. Jadi kita bisa tahu sumber penyakit jembatan tersebut. Juga dapat mendeteksi dini beban maksimalnya,” urainya.

Sensor yang akan dipasang bukan yang pertama, sudah ada jembatan lain di Indonesia yang telah menggunakan teknologi sensor. Jembatan yang telah menggunakan sensor yakni Jembatan Surabaya – Madura (Suramadu) dan Jembatan Merah Putih di Ambon.

“Suramadu dan Merah Putih hampir sama dengan Musi IV. Jadi disana sudah duluan pakai sensor. Untuk pemasangan sensor, jembatan yang memiliki panjang 635 meter tersebut akan menghabiskan dana sekitar Rp14 milyar. Sensor tersebut akan dipasang setelah pengerjaan main bridge atau jembatan utama selesai,” tutupnya.