Detak-Palembang.com PALEMBANG – Untuk meningkatkan kunjungan bagi para wisatawan mancanegara ke Indonesia khususnya di Provinsi Sumsel. Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPK) Kementerian Luar Negeri RI gelar Forum Komunikasi Kelitbangan (FKK) se-Indonesia di Graha Bina Praja (Auditorium) Pemprov Sumsel, Selasa (21/3). Kegiatan ini mengusung tema Pelaksanaan Bebas Visa, Destinasi Wisata dan Ragam Wisata Kuliner Peluang dan Tantangannya.

Kepala BPK Kementrian Luar Negeri, Siswo Pramono mengungkapkan, bahwa perlu diketahui Indonesia telah memberikan bebas visa bagi 169 Negara. Semangat awal dari kebijakan bebas visa itu dimaksudkan untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata yaitu guna meningkatkan jumlah kunjungan wisata mancanegara ke destinasi wisata Indonesia.

Dia menambahkan, tahun 2016 jumlah kunjungan wisatawan tercatat 12 juta. Itu mengalami peningkatan sebesar 15 persen dibandingkan dengan tahun 2015 yang sebesar 10 juta.

“Pada tahun 2015 peningkatan jumlah wisatawan 10 persen jika dibandingkan dengan tahun 2014. Jadi peningkatakan wisatawan meningkat 5 persen sebelum dan setelah diberlakukannya kebijakan bebas visa bagi 169 negara,”tuturnya.

“Diharapkan FKK ini menghasilkan rekomendasi kebijakan dan peran bagi peningkatkan peran pemerintah khususnya pemerintah daerah dalam menghadapi tantangan dan peluang pelaksaaan kebijakan bebas visa,”kata Siswo.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel, H Ishak Mekki mengapresiasi atas diselenggarakannya kegiatan FKK ini. “Kegiatan ini merupakan kegiatan dari Pemerintah Pusat yang merupakan untuk menggalakan pariwisata dan rencana bebas visa,”ujarnya.

“Diharapkan semoga kegiatan ini banyak manfaatnya bagi Indonesia khususnya Sumsel karena Sumsel akhir-akhir ini luar biasa atas kunjungan dari beberapa Negara,” ujarnya.

Dijelaskannya, kunjungan dari wisatawan semakin hari semakin meningkat. Nah, tentu dengan kegiatan ini akan berdampak baik bagi pariwisata di Sumsel karena Sumsel ditetapkan sebagai destinasi wisata olahraga. “Maka itu mari kita kembangkan baik wisata alam, budaya dan kuliner sehingga menjadi daya tarik di Sumsel,”tuturnya.

Saat ini, kata orang nomor dua di Sumsel itu, keamanan di Provinsi Sumsel sangat Kondusif dan sangat baik. “Agar terciptanya kondusif dan keamanan yang baik, maka itu mari kita jaga dan kita tingkatkan lagi kondusif di Sumsel sehingga wisatawan lebih banyak berkunjung ke sini,”pungkasnya.