Detak-palembang.com PALEMBANG – Elektabilitas Ishak mekki sebagai Bakal Calon Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) terus merambat naik,  bersaing ketat dengan kadindat lain. Persaingan bakal Calon Gubernur semakin sengit, beberapa nama  calon gubernur (cagub) yang akan maju pada Pilkada Sumsel 2018 bersaing ketat berebut posisi teratas tingkat popularitas dan elektabilitas.

Hal ini bisa dilihat dari survei yang dilakukan Indonesia Network Election Survey (INES), nama Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki terus merengsek naik Elektabilitasnya di urutan teratas daftar Cagub Sumsel  Pilkada 2018.

Melalui siaran persnya, Direktur Eksekutif INES  Widodo Tri Setianto menerangkan bahwa dilihat dari tingkat keterkenalan dan kesukaan masyarakarat, nama Ishak mendapat respon sekitar 85,20%. Angka ini mengungguli nama Herman Deru yang juga akan maju di Pilkada Sumsel.

“Dari hasil kajian serta survei menunjukkan Herman Daru yang disebut-sebut memiliki angka elektabilitas tertinggi, hanya dikenal dan disukai masyarakat sekitar 73,80%. Jauh di bawah Ishak Mekki dan d iatas lebih sedikit dari nama mantan Gubernur Sumsel Syahrial Oesman di angka 78,37%,” jelas Widodo Rabu (15/11).

Ishak Mekki dinilai sebagai tokoh paling populer dibandingkan mantan Cagub Sumsel Herman Deru yang pernah maju pada Pilkada Sumsel 2013. Dalam survei kali ini, INES memberikan pertanyaan kepada masyarakat sekaligus meniliti beberapa tokoh yang disebut-sebut bakal maju Pilgub Sumsel baik dari media sosial maupun media pemberitaan lain.

Nama Ishak yang paling tinggi, kemudian ada nama mantan Gubernur Sumsel Syahrial Oesman, terus Herman Deru, sementara nama Bupati Musi Banyuasin (Muba) Dodi Reza Alex Noerdin bertengger diangka  70,90% tingkat popularitas.

Kemudian ada nama mantan Kabareskrim Polri Susno Duadji 70,19%, Saifudin Aswari Rivai 67,40%, Riduan Effendi 60,60%, Ketua DPRD Provinsi Sumsel, Giri Ramanda Kiemas 60,10%, Mawardi Yahya 59,40%, Eddy Santana Putra 57,60% dan Irwansyah Sofyan Rebuin 53,80%.

“Ini hasil data yang real, tanpa ada manipulasi ataupun rekayasa,” jelasnya.

Adapun pemilihan tokoh yang diuji dalam Survei ini didapatkan dari Pemberitaan media, isu yang berkembang di masyarakat, data pendaftaran parpol dan lainnya. Dianyara sejumlah nama nama yakni, Herman Deru, Syahrial Oesman, Dodi Reza Alex, Saifudin Aswari Rivai, Giri Ramanda Kiemas, Irwansyah Sofyan Rebuin, Mawardi Yahya, Eddy Santana Putra, Ishak Mekki, Susno Duadji dan Riduan Effendi.

Ishak Mekki dianggap sebagai tokoh yang paling mampu memimpin Sumsel. Hal ini didasari dari  survei yang dilakukan INES, terkait dengan kompetensi, keterampilan, gambaran tentang action plan dan integritas sang bakal calon kepala daerah Sumatera Selatan. Dimana Masyarakat menilai langsung kapasitas, pengetahuan, pandangan dan gagasannya serta menilai bagaimana tokoh-tokoh yang diuji bisa memberikan solusi atas problem yang muncul.

“Dari segi kompetensi, keterampilan, gambaran tentang action plan dan integritas, Ishak Mekki mendapat penilaian tertinggi yakni 78,2% responden. Kemudian disusul Herman Deru 71,1%, Dodi Reza Alex 68,2% Syahrial Oesman 68,1% Saifudin Aswari Rivai 64,2%, Giri Ramanda Kiemas 62,2%, Eddy Santana Putra 60.2%, Susno Duadji 57,2%, Riduan Effendi 54,2%, Irwansyah Sofyan Rebuin 53,7% dan Mawardi Yahya 52,8%,” bebernya.

Pada pertanyaan spontan siapakah yang akan dipilih masyarakat jika Pilgub Sumsel dilaksanakan hari ini? Nama Ishak Mekki mendapat raihan angaka sebanyak 21,20%. Herman Deru hanya mendapat penilaian sebanyak 17,10%, disusul Dodi Reza Alex Noerdin 11,20% pemilih dan Syahrial Oesman sebanyak  8,20%. Untuk nama Giri Ramanda N Kiemas 4,20%, dan Saifudin Aswari Rivai 3,70%.

Nama mantan Kabareskrim, Susno Duadji 3,90 mengungguli Aswari Rivai, terus ada nama Riduan Effendi sebanyak 3,60%, dilanjutkan Eddy Santana Putra 3,20%, Irwansyah Sofyan Rebuin 3,10% dan Mawardi Yahya 2,80%.

“Semua responden melihat siapa yang paling berpengalaman. Sisanya 17,80% responden mengaku belum menentukan pilihan,” papar Widodo.

Begitupun saat menggunakan pertanyaan tertutup melalui kuisioner untuk menilai tingkat elektabilitas tokoh, elektabilitas Ishak Mekki tetap dianggap sebagai tokoh yang elektabilitasnya paling tinggi yakni dipilih 24,7% responden. Diurutan kedua dengan dipilih oleh sebanyak 17,8% responden adalah  Herman Deru, sedangkan Putra Gubernur Sumatera Selatan Dodi Reza Alex hanya dipilih sebanyak 12,5%.

“Kemudian 7,60% responden memilih Syahrial Oesman, 2,10% Saifudin Aswari Rivai, 3,90% Giri Ramanda N Kiemas, 2,70% Irwansyah Sofyan Rebuin, 1,80% Mawardi Yahya, 4,80% Eddy Santana Putra,  2,30% Susno Duadji, 3,90% Riduan Effendi dan 15,90%, tidak memilih,” tegasnya.
Dalam penelitian untuk mengukur respon masyarakat Sumsel, INES mengunakan metode Survei Jajak Pendapat yang melibatkan 1.667 warga Sumsel dari total populasi DPT Sumsel sebanyak 6 juta, yang pada bulan Juni 2018 memiliki Hak Pilih.

Penentuan jumlah responden sebanyak 1.667 mengunakan Metode multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan survei 95% dan pada Margin of Error -/+ 2.4%.

“Survei ini dilakukan dengan pengisian kuisioner dan dan wawancara melalui telepon oleh para surveyor pada tanggal 19 Oktober 2017 sampai 30 Oktober 2017,” ulasnya.

Artinya, Ishak dianggap sebagai tokoh yang mampu memperbaiki dan melanjutkan perbaikan ekonomi di Sumsel, karena pengalaman dan kemampuannya . Selain ekonomi, Ishak Mekki juga dianggap sebagai calon gubernur yang bersih dan bisa memberantas korupsi di lingkungan Pemprov Sumsel.