Detak-Palembang.com PALEMBANG – Agar pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah Gubernur Sumatera Selatan (Pilgub Sumsel) tahun 2018 berjalan dengan aman dan tertib maka diatur wilayah untuk  kampanye. 

Ahmad Naafi Komisioner KPU Prov Sumsel, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat mengatakan, agar tidak tumpang tindih wilayah kampanye calon Gubernur dan Wakil Gubernur maka dibuat zona kampanye.

“Kami membagi zona kampanye Gubernur dan Wakil Gubernur menjadi empat zona. Pembagian zona ini berdasarkan aspek geografis, keamanan, transportasi dan juga masukan dari tim kampanye pasangan calon,” jelas Ahmad Naafi, di ruang kerjanya, Senin (05/02).

Lanjutnya, yang termasuk Zona 1 adalah  Kota Palembang, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten Ogan Ilir dan Kota Prabumulih. Zona 2 adalah Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Pali, Kabupaten Lahat, Kota Pagar Alam, Kabupaten Empat Lawang.

“Kabupaten Musi Banyuasin, Kabupaten Musi Rawas, Kabupaten Muratara dan Kota Lubuk Linggau termasuk Zona 3. Untuk Kabupaten OKU, Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten OKU Timur, Kabupaten OKI termasuk ke dalam Zona 4,” urainya.

Ahmad Naafi menambahkan, untuk monitoring pelaksanaan kampanye pasangan calon di masing-masing wilayah menjadi tugas KPUD kabupaten/kota.

“Misalnya ada saat kampanye di Zona 1 maka monitoring kampanye dilakukan oleh KPUD Palembang, KPUD Banyuasin, KPUD Ogan Ilir, KPUD Prabumulih di wilayahnya masing-masing,” katanya.

Ahmad Naafi juga mengatakan monitoring yang dilakukan untuk memastikan kampanye berjalan sesuai aturan yang berlaku. Ia juga mengatakan tidak memfokuskan pada daerah tertentu yang rawan karena yang menetapkan index kerawanan adalah wewenang Bawaslu.