Detak-Palembang.com PALEMBANG – Yanto Basna merasa punya kebanggaan tersendiri, saat dirinya memperkuat Sriwijaya FC (SFC) musim 2017 ini. Hal ini ditegaskannya beberapa kali di beberapa kesempatan. Yanto bangga karena  sudah banyak belajar dari SFC dan dari pemain senior SFC.

“Saya bangga bisa bermain di SFC,  di sini saya bisa bermain dengan para senior yang hebat,” kata Yanto Basna, Minggu (23/4).

Yanto memang tidak dapat melupakan SFC, selepas memperkuat Persib Bandung, Yanto sempat akan dipinang tim besar Arema Cronus, namun Yanto akhirnya berlabuh ke SFC. Karena Yanto sempat memulai karir juniornya di  Sriwijaya FC U-21 musim 2014-2015, setelah ia pulang dari Sociedad Anonima Deportiva (sad) Uruguay pada tahun 2013 lalu.

“Saya terpacu dan termotivasi untuk lebih banyak belajar di SFC, salah satunya belajar dengan para senior di SFC,” ujar Yanto merendah.

Tak hanya para senior, pemain asal Papua ini juga respect dengan kepemimpinan pelatih kepala baru SFC, Oswaldo Lessa. Karena Oswaldo memiliki karakter yang berbeda dari pelatih lainnya.

“Kami para pemain diminta bermain dengan hati, dan itu kami terapkan di lapangan,” kata Yanto yang pernah menjadi pemain terbaik Piala Jenderal Sudirman 2015 ini.

Hal ini terbukti saat SFC melawan PBFC Sabtu (22/4) lalu, meski dengan laga intensitas tinggi dan emosi, ia dan para pemain lainnya tetap kompak dan bermain dengan hati, sehingga lambat laun SFC mampu mencetak satu gol dan menang.

“Kami harus tetap mengevaluasi penampilan meski menang di laga perdana lawan PBFC,” tutup pemain langganan timnas ini.

Biodata Yanto Basna

Nama : Rudolof Yanto Basna
Tempat tanggal lahir : Papua, Indonesia 12 Juni 1995
Tinggi : 1.83 m
Posisi : Bek tengah

Karier junior :

2011–2013 SAD Indonesia
2014–2015 Sriwijaya FC U-21

Karier senior :
2015–2016 Mitra Kukar
2016-Persib Bandung
2017- Sriwijaya FC

Tim nasional :
2013–2014 Indonesia U-19
2014 Indonesia U-21
2016–Indonesia