Detak-Palembang.com PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman Deru melaksanakan shalat Jumat berjamaah di masjid Al-Fatah Taman Kenten Palembang, Jumat (2/11). Shalat Jumat berjamaah ini sudah menjadi agenda rutin bagi Gubernur Sumsel Herman Deru sejak dilantik awal Oktober lalu.

Tidak hanya shalat Jumat berjamaah, tetapi gubernur bersama masyarakat juga melaksanakan shalat ghoib untuk mendoakan korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610. Setelah rangkaian shalat usai, Gubernur Herman Deru melanjutkan meresmikan masjid Al-Fatah yang berada di sekitaran lingkup Pondok Pesantren Aziziah.

Hadir juga dalam peresmian masjid Al-Fatah ini Dewan Penasehat LDII Sumsel Yunus Iskandar,SE, Ketua DPW LDII Sumsel H Djoko Susilo,ST, Ketua Yayasan Aziziah H Edy Thamtib,MT, dan Ketua Pondok Pesantren Aziziah Drs H Muhammad Zaid.

Peresmian masjid ini bertepatan satu bulan satu hari Herman Deru menjabat sebagai Gubernur Sumsel. Peresmian masjid ini sudah direncanakan beberapa waktu yang lalu dan baru terlaksana hari Jumat yang penuh berkah. Gubernur Sumsel Herman Deru meminta untuk peresmian masjid ini dilaksanakan pada hari Jumat sekaligus shalat Jumat berjamaah bersama keluaraga LDII.

“Saya sebagai Gubernur akan menjadi penyeimbang bagi umat Islam agar tidak ada perbedaan antar sesama umat Islam di Sumsel”, ujar Deru.

Sementara itu Ketua DPW LDII Sumsel H Djoko Susilo,ST menjelaskan bahwa saat menjadi bupati OKUT, Herman Deru adalah satu-satunya bupati yang mendapat penghargaan tertinggi dari LDII.

“Kami warga LDII sangat mengucapkan terimakasih atas kehadiran bapak Gubernur Sumsel Herman Deru dan Terimakasih juga bapak Gubernur sudah meresmikan masjid warga LDII ini”, ujar Djoko.